Banjir Luapan
Waspada! Jalan Nasional di Alue Diwi, Abdya Terendam Banjir Luapan
Banjir luapan menggenangi badan jalan sepanjang 80 meter dengan ketinggian antara 20 sampai 50 centimeter
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Zainun Yusuf I Aceh Barat Daya
SERAMBIBEWS.COM,BLANGPIDIE - Bila Anda melintasi kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (24/8/2019) malam ini, harus berhati-hati.
Soalnya, badan Jalan Nasional lokasi perbatasan di Alue Diwi atau daerah perbatasan Desa Alue Padee dengan Desa Gampong Teungoeh, Kecamatan Kuala Batee, terendam banjir luapan.
Sungai Alue Diwi di lokasi tersebut terendam setelah diguyur hujan lebat, Sabtu sore, tadi.
"Banjir luapan menggenangi badan jalan sepanjang 80 meter dengan ketinggian antara 20 sampai 50 centimeter," kata Yong Radat, warga yang membuka usaha tidak jauh dari lokasi banjir kepada Serambinews.com, Sabtu sore, tadi.
Meskipun belum berdampak mengganggu arus lalu lintas dari arah Meulaboh-Blangpidie dan sebaliknya, namun kendaraan bermotor roda dua mulai terganggu.
Baca: Jembatan Putus di Jeumpa Bireuen, Warga dan Anak Sekolah Harus Memutar Empat Kilometer
Baca: BPBD Simeulue Dirikan Dapur Umum untuk Konsumsi Calon Penumpang Kapal Feri
Baca: BREAKING NEWS - Simpang Elak Lhokseumawe Terendam Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas
Diperkirakan, bila hujan terus mengguyur, permukaan air semakin tinggi sehingga arus kendaraan dari dua arah bisa terperangkap di lokasi sebagaimana sering terjadi sebelumnya.
Hujan ringan dan sedang dilaporkan masih mengguyur kawasan Kuala Batee dan Babahrot, sehingga berpotensi ketinggian permukaan banjir meningkat.
"Permukaan banjir yang merendam badan jalan di lokasi ini pernah mencapai sebatas pinggang orang dewasa, sehingga kendaraan dari dua arah terperangkap di dua sisi, meskipun tak berlangsung lama," kata Yong Radat.
Sementara badan jalan di lokasi lain yang rawan terendam di Kabupaten Abdya ketika diguyur hujan lebat antara lain di Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Desa Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, lokasi perbatasan Desa Cot Ba’U dengan Desa Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, dan Desa Ie Mierah atau lokasi Simpang menuju Terangun Kecamatan Babahrot.
Diberitakan, setelah dilanda kemarau, kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terdiri atas sembilan kecamatan diguyur lebat, Sabtu (24/8/2019) sore.
Guyuran hujan mulai pukul 14.30 WIB dilaporkan berdampak peristiwa banjir luapan di sejumlah kawasan, terutama di Kecamatan Kuala Batee.
“Habis kemarau datanglah banjir,” kata Syamsuwir, warga Desa Krueng Pantoe, Kecamatan Kuala Batee kepada Serambinews.com, Sabtu sore.
Dilaporkan, aliran sungai Krueng Pantoe yang semula kering akibat dilanda kemarau sekian lama, tiba-tiba meluap setelah diguyur hujan lebat, Sabtu sore, tadi.
Eksesnya, saluran daruat Irigasi Alue Thoe yang dibuat seperti talang air dari papan rutuh diterjang banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-5.jpg)