Longsor

Lintasan Blangkejeren Kutacane Tertimbun Longsor, Arus Transportasi Sempat Lumpuh Total

Bahkan material longsor berupa batu gunung dan bongkahan kayu serta lumpur sempat menutupi badan jalan sepanjang sekitar 40 meter.

Lintasan Blangkejeren Kutacane Tertimbun Longsor, Arus Transportasi Sempat Lumpuh Total
SERAMBI/RASIDAN
ARUS lalu lintas Gayo Lues-Aceh Tenggara sudah mulai normal. Namun kawasan tersebut masih rawan longsor, sehingga pengendara diminta menghindari melintas pada malam hari. Foto direkam Jumat(25/1). 

Laporan Rasidan I Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Ruas jalan Blangkejeren menghubungkan Kutacane tertimbun longsor di kawasan Atu Sepit Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues (Galus), setelah wilayah itu dilanda hujan deras sebelumnya, Sabtu (24/8/2019) malam sekira pukul 21.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (25/8/2019), longsor yang terjadi di Atu Sepit Putri Betung sempat menyebabkan arus transportasi lumpuh total beberapa jam sebelumnya.

Bahkan material longsor berupa batu gunung dan bongkahan kayu serta lumpur sempat menutupi badan jalan sepanjang sekitar 40 meter.

Warga Putri Betung kepada Serambinews.com, mengatakan, arus transportasi Blangkejeren Kutacane dan sebaliknya yang sempat tertimbun longsor sebelumnya dan normal kembali pada Minggu (25/8/2019), dini hari sekira pukul 00.15 WIB setelah alat berat milik PT PNP membersihkan tumpukan material longsor.

Baca: Prajurit TNI Meninggal Jelang Nikah, Kisah Cinta Diar dan Lettu Angga Terjalin Selama 7 Tahun

Baca: Gara-gara Game, Bocah 12 Tahun Jatuh Cinta dan Mesum dengan Janda, Begini Akhir Kisah Mereka

Baca: VIRAL Ayah Bopong Jenazah Anak Karena Tak Dipinjami Ambulans, Ini Perbedaan Ambulans & Mobil Jenazah

"Hujan deras yang melanda wilayah Putri Betung akhir-akhir ini rawan menyebabkan terjadi longsor di lintasan Blangkejeren Kutacane itu, terutama di kawasan Penumpun yang berdekatan dengan desa Kungke dan Atu Sepit Desa Ramung yang sebelumnya terjadi longsor dan sempat menyebabkan arus transportasi terganggu dan lumpuh total, meskipun saat ini sudah normal kembali," kata Abdul Salam warga Kungke kepada Serambinews.com.

Sejumlah warga Ramung Musara dan warga Putri Betung lainnya mengatakan, kawasan Atu Sepit atau kawasan Penumpun kini terkesan sudah menjadi langganan longsor pada musim hujan.

"Warga dan pengguna jalan harus tetap waspada di saat daerah itu dilanda hujan deras, karenanya sangat rawan terjadi longsor di lintasan Blangkejeren Kutacane di wilayah kecamatan Putri Betung itu selama ini," sebutnya.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved