Berita Bireuen
Setelah Diterjang Banjir Luapan, Begini Kondisi Warga Buket Sudan Bireuen
Keuchik Buket Sudan, Afifuddin, menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambinews.com, Minggu (25/8/2019).
Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Mursal Ismail
Keuchik Buket Sudan, Afifuddin, menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambinews.com, Minggu (25/8/2019).
Setelah Diterjang Banjir Luapan, Begini Kondisi Warga Buket Sudan Bireuen
Laporan Ferizal Hasan | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir luapan yang menerjang Gampong Buket Sudan, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (24/8/2019), sempat mengakibatkan 58 jiwa dari 21 kepala keluarga (KK) di gampong ini harus mengungsi ke meunasah gampong tersebut pada hari itu.
Namun, hari ini Minggu (25/8/2019), mereka sudah kembali ke rumah masing-masing.
Keuchik Buket Sudan, Afifuddin, menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambinews.com, Minggu (25/8/2019).
"Mereka sudah membersihkan rumah masing-masing dari lumpur dan sampah yang dibawa banjir," kata Afifuddin.
Ia menambahkan pihak Dinas Sosial Bireuen juga sudah menyalurkan bantuan sembako kepada warga gampong itu yang terkena musibah tersebut.
"Saat ini suasana sudah kondusif lagi, tapi kami tetap waspada, karena hujan rintik-rintik masih terjadi di desa kami," ujar Afifuddin.
Baca: Mayat Pria Melepuh Dalam Rumah di Lhokseumawe Ternyata Warga Geurugok, Ini Hasil Penyelidikan Polisi
Baca: Hasil MotoGP Inggris 2019 - Alex Rins Juara, Salip Marquez Jelang Finis, Motor Dovizioso Terbakar
Baca: Tinjau Lokasi MTQ di Pidie, Sekda Aceh Harap Sebelum 19 September Semua Pekerjaan Selesai
Seperti diketahui akibat banjir di gampong tersebut, Sabtu (24/8/2019), 58 jiwa dari 21 KK mengungsi ke meunasah gampong setempat.
Mereka terdiri atas sembilan balita, seorang ibu hamil, enam lansia, serta puluhan warga lainnya.
Gampong Buket Sudan, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, Aceh, merupakan salah satu desa di pedalaman Kabupaten Bireuen.
Letak desa ini diapit oleh dua bukit. Di tengah-tengah gampong ini terdapat satu alur atau anak sungai.
Di desa tersebut juga terdapat hamparan sawah yang luasnya mencapai 40 hektare. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-di-bireuen-belum-berani-pulang-akibat-banjir.jpg)