Abrasi Pantai Ulim Makin Parah  

Abrasi Pantai Ulim, Pidie Jaya, tepatnya di kawasan Gampong Tijien Daboh, Tijien Usen, Geulanggang, Bueng, dan Grong-Grong

Abrasi Pantai Ulim Makin Parah   
SERAMBI/RAHMAT SAPUTRA
WARGA melihat kerusakan Pantai Jilbab di kawasan Desa Palak Karambil, Kecamatan Susoh, Abdya yang belum ditangani setelah dihantam abrasi pada 28 April 2019 lalu. Foto direkam Jumat (3/5). 

MEUREUDU - Abrasi Pantai Ulim, Pidie Jaya, tepatnya di kawasan Gampong Tijien Daboh, Tijien Usen, Geulanggang, Bueng, dan Grong-Grong Capa  semakin parah. Belasan hektare kebun termasuk tambak berubah jadi laut lepas. Kendati persoalan itu sudah berulang kali dilaporkan kepada Pemerintah Aceh, namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan ditangani.

Keluhan itu disampaikan beberapa warga dari lima gampong kepada Serambi, Jumat (23/8). Disebutkan, persoalan abrasi pantai yang sudah berlangsung lebih lima tahun sangat meresahkan masyarakat. Seperti disampaikan Ridwan Yusuf, Tuha Peuet Tijiene Husen. Katanya, sekarang ini bibir pantai semakin dekat dengan permukiman. Padahal, sekitar tiga tahun lalu jaraknya sekitar 175 meter dari pantai.

Hal senada disampaikan Abu Hamid Husen, Panglima Laot Pidie Jaya. Hamid berharap pemerintah Aceh segera mengambil langkah serius untuk menangani persoalan tersebut. "Kalau tidak, bisa jadi beberapa tahun ke depan sejumlah gampong pesisir Ulim terus menciut, dan penduduk terpaksa harus mencari tempat tinggal lain yang aman," ujarnya.

Sekitar lima bulan silam, lanjut Abu Hamid, beberapa warga melaporkan hal dimaksud kepada Drs H Sulaiman Abda, wakil rakyat di DPRA saat berkunjung ke sana. Mendapat laporan tersebut, Sulaiman Abda pun langsung ke lokasi dan menyarankan kepada warga agar secepatnya menyurati gubernur.(ag)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved