MaTA Minta Kejati Aceh Tetapkan Perusahaan Terlibat Kasus Keramba sebagai Tersangka Korporasi

“MaTA sendiri sangat khawatir kasus tersebut hanya akan tidak terungkap secara utuh tapi hanya penyelamatan kerugian keuangan negara saja..."

MaTA Minta Kejati Aceh Tetapkan Perusahaan Terlibat Kasus Keramba sebagai Tersangka Korporasi
For Serambinews.com
Koordinator LSM MaTA, Alfian 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta penyidik Kejati Aceh tidak hanya menetapkan mantan direktur utama PT Perikanan Nusantara (Perinus), Dendi Anggi Gumilang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada pekerjaan Keramba Jaring Apung lepas pantai (KJA offshore) di Sabang tahun 2017.

MaTA juga mendorong penyidik untuk menetapkan perusahaan tersebut sebagai tersangka korporasi.

“Seharusnya pelaku dan korporasi wajib di tetapkan tersangka. Kita berharap Kejati juga dapat menetapkan korporasi atau perusahaan yang terlibat dalam proyek KJA,” kata Koordinator MaTA, Alfian kepada Serambinews.com, Selasa (27/8/2019).

Baca: Setelah Sita Rp 36 Miliar Lebih, Kerugian Kasus Keramba Jaring Apung di Sabang Mulai Diaudit BPK RI

Penyidik Kejati Aceh menyita uang sebanyak Rp 36 miliar lebih dari PT Perinus dalam perkara dugaan korupsi keramba jaring apung di Sabang.
Penyidik Kejati Aceh menyita uang sebanyak Rp 36 miliar lebih dari PT Perinus dalam perkara dugaan korupsi keramba jaring apung di Sabang. (SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA)

Alfian menjelaskan kasus korupsi tidak berdiri pada satu orang saja tapi lebih dari satu orang.

Karena itu, Alfian mendesak Kejati Aceh untuk segera menetapkan pelaku lainnya dan korporasi sebagai tersangka dalam kasus KJA, sehingga arah kerja pemberantasan korupsi yang ditanggani oleh kejaksaan jelas dan terukur.   

“MaTA sendiri sangat khawatir kasus tersebut hanya akan tidak terungkap secara utuh tapi hanya penyelamatan kerugian keuangan negara saja.

Sedangkan pelaku dan korporasi dibiarkan untuk melakukan kejahatan luar biasa kembali. Karena itu MaTA akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” ungkap Alfian.

Baca: VIDEO - Kejati Aceh Sita Miliaran Rupiah Uang Korupsi Keramba Jaring Apung di Sabang

Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejati Aceh menetapkan mantan direktur utama PT Perinus, Dendi Anggi Gumilang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pekerjaan Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai (offshore) di Sabang tahun 2017.

Dendi merupakan tersangka pertama yang ditetapkan penyidik dalam kasus itu. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved