Breaking News
Senin, 13 April 2026

Viral Medsos

Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria ini Nekat Tagih Pakai Karangan Bunga di Pernikahan Pengutang

Pria ini mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran kesal sudah setahun menagih utang tapi tak menemukan hasil.

Editor: Amirullah
Instagram/brorondm
Karangan bunga tagih utang 

Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria ini Nekat Tagih Pakai Karangan Bunga di Pernikahan Pengutang

SERAMBINEWS.COM - Belum lama ini publik sempat dihebohkan dengan foto viral seorang pria nekat menagih utang lewat karangan bunga di jagat media sosial.

Tak tanggung-tanggung, si pria pemberi utang sampai mengirimkan 6 karangan bunga berisi nada sindiran ke pesta pernikahan si pengutang.

Pria ini mengaku nekat melakukan hal tersebut lantaran kesal sudah setahun menagih utang tapi tak menemukan hasil.

Ya, mengirimkan karangan bunga untuk acara-acara penting sudah menjadi tradisi mendarah daging di Tanah Air.

Pernikahanan, pemakaman atau peresmian gedung baru adalah salah satu contoh acara-acara penting yang kerap mendapatkan kiriman karangan bunga.

Bentuk dan jenis karangan bunga yang dikirimkan pun beragam.

Baca: Aulia Kesuma Sewa Pembunuh Habisi Suami dan Anak Tiri, Begini Nasib Istri Pertama Pupung Sadili

Baca: Kritik Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim, Fadli Zon: Seperti Esemka, Diomongin Gak Jadi

Umumnya, karangan bunga digunakan sebagai bentuk ucapan dari pengirimnya kepada si empunya acara.

Namun apa jadinya bila karangan bunga justru digunakan sebagai alat untuk menagih utang?

Ya, adalah pria bernama Ronald Sinaga yang nekat menagih utang dengan menggunakan karangan bunga.

Aksi nekat Ronald Sinaga ini pertama kali diketahui dari postingan akun Instagram pribadinya, @brorondm pada Sabtu (24/8/2019) lalu.

Dalam unggahannya tersebut, Ronald Sinaga memposting foto 6 karangan bunga yang ia kirimkan untuk si pengutang.

Isi ucapan pada karangan bunga yang Ronald Sinaga kirimkan hampir semuanya berisi kalimat sindiran tentang utang yang belum juga dilunasi.

"Nagih #hutang yang berlarut larut tanpa jalan keluar. Kirim ke kondangan saja.

Tetap gak mampan? Gue kirim terus ke rumahnya mulai minggu depan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved