Berita Langsa

Wujudkan Kota tanpa Kumuh, Program Kotaku dan Pemko Langsa Gelar Lokarkarya

Lokakarya Program Kotaku ini juga tidak lepas dari visi misi Wali Kota Langsa, yakni menciptakan permukiman tanpa kumuh agar ada peningkatan kualitas

Wujudkan Kota tanpa Kumuh, Program Kotaku dan Pemko Langsa Gelar Lokarkarya
For Serambinews.com
Para peserta saat mengikuti lokakarya kota tanpa kumuh Program Kotaku di aula Hotel Kartika Langsa, (29-30/8/2019). Doc. Humas Langsa. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan Pemko Langsa melalui Dinas Perumahan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR), sejak Kamis-Jumat (29-30/8) mengadakan lokakarya Program Kotaku.

Lokakarya dengan mengusung tema, 'dengan forum kolaborasi penanganan kumuh Kota Langsa dapat teratasi', itu dibuka Plt Asisten II Setdako Langsa, Iskandar SE, di aula Hotel Kartika Langsa.

Ketua panitia, Maulina Santi ST, menyebutkan, kegiatan ini diikuti 60 peserta dari unsur pemerintahan, Satker PIP, akademis, masyarakat, FKA BKM, camat, Perbankan, jeuchik, tim konsultan, BSPS, Sanimas, P3MD, Pers, serta unsur terkait lainnya.

Baca: Asrama Mahasiswa Woyla Aceh Barat Terbakar, Dua Tenda Didirikan

Dijelaskan, Maulina Santi yang juga Koordinator Program Kotaku Langsa ini,  lokakarya Program Kotaku diisi oleh beberapa narasumber di bidangnya. 

"Lokakarya Program Kotaku ini juga tidak lepas dari visi misi Wali Kota Langsa, yakni menciptakan permukiman tanpa kumuh agar ada peningkatan kualitas permukiman yang layak huni," ujarnya.

Dia menambahkan, selama lokakarya berlangsung peserta sangat antusias dalam mengikuti acara ini.

Terbukti banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta, dalam acara yang dipandu oleh PPK Satker Kotaku Langsa.

Baca: 19 Desa di Aceh Tengah belum Terakses Jaringan Internet

Pihak Perbankan yang ikut menjadi narasumber dalam acara ini, yaitu Bank Aceh dan Bank Muamalat menyatakan, komitmennya mendukung program Kotaku yang sedang berjalan di Kota Langsa.

Dukungan itu akan mereka (Perbankan) wujudkan dengan akan merencanakan menyalurkan dana CSR masing-masing bank, untuk penanganan kumuh di Kota Langsa ini.

 Asisten I Setdako Langsa, Suriyatno AP MSP, saat mengisi lokarkarya ini menyampaikan, untuk menciptakan permukiman tanpa kumuh diperlukan adanya kolaborasi dengan melibatkan multi stakeholder.

Suriyatno berharap, melalui program lokakarya ini nantinya akan terbentuk forum kolaborasi untuk penanganan kumuh.

Salah satu kolaborasinya adalah dengan melibatkan pihak Perbankan, melalui dana Corpoorate Sosial Responcibility (CSR).

"Hal tersebut juga dengan adanya kesepakatan dari berbagai unsur untuk kolaborasi dalam penanganan kumuh Kota Langsa ini," imbuhAsisten I. (*)

Baca: Gunakan Pakaian Adat, Murid TK Kemala Bhayangkari Aceh Barat Adakan Pawai

Penulis: Zubir
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved