Fasilitas Publik

Aceh Tamiang akan Maksimalkan Hibah PUPR untuk Instalasi Air Bersih

Selain itu Mursil juga menginstruksikan Direksi PDAM Tirta Tamiang menyambungkan instalasi air bersih dari Pulotiga ke Harumsari dan Wonosari.

Aceh Tamiang akan Maksimalkan Hibah PUPR untuk Instalasi Air Bersih
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang H Mursil saat menandatangani penyerahan hibah di Jakarta, Kamis (29/8/2019). Sebagian besar hibah ini akan 

Laporan Rahmad Wiguna I Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Bupati Aceh Tamiang H Mursil memastikan hibah dari Kementerian PUPR senilai Rp 26,308 miliar akan dimaksimalkan untuk meningkatkan pelayanan PDAM Tirta Tamiang.

"Sebagian untuk PDAM, seperti di Wonosari dan Harumsari," kata Mursil, Minggu (1/9/2019).
Dua kampung (desa) yang terletak di Kecamatan Tamiang Hulu itu kerap dilanda kesulitan air di musim panas, namun kelebihan air di kala penghujan.

"Ini akan ditangani agar stok airnya bisa dioptimalkan," kata dia.

Selain itu Mursil juga menginstruksikan Direksi PDAM Tirta Tamiang menyambungkan instalasi air bersih dari Pulotiga ke Harumsari dan Wonosari.

Sebelumnya Plt Direktur PDAM Tirta Tamiang T Ibrahim menargetkan tahun ini bisa memenuhi target pemasangan 750 sambungan rumah (SR).

Baca: Pembalap Anthoine Hubert Tewas Kecelakaan Fatal di Formula 2 GP Belgia, Dunia Balap Turut Bersimpati

Baca: Ratusan Santri TPA, TPQ dan Dayah Peusangan Bireuen Pawai Takruf

Baca: Hasil Liga Spanyol - Lionel Messi dan Suarez Absen, Barcelona Ditahan Imbang Osasuna

Dia menjelaskan, Aceh Tamiang menjadi satu-satunya kabupaten di Aceh yang mendapat jatah pemasangan air bersih berbasis MBR pada tahun ini hingga 2021.

Secara nasional ada 338 kabupaten yang mendapat pemasangan instalasi air bersih yang bersumber dari dana hibah Kementerian Keuangan ini.

Di tahun pertama ini PDAM Aceh Tamiang mengusulkan pemasangan 1.000 unit baru yang difokuskan di wilayah pesisir seperti Bendahara, Bandamulia, Seruway dan Tamiang Hulu.

Namun karena keterbatasan dana, pengerjaan 250 SR di Tamiang Hulu dibatalkan untuk diprioritaskan tahun depan.

"Ini kan sifatnya talangan. Jadi karena keterbatasan dana, pengerjaan difokuskan dulu di Seruway, Bendahara dan Bandamulia. Yang Tamiang Hulu kita prioritaskan tahun depan," kata Ibrahim kepada serambinews.com. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved