Tes Urine

Setelah Anggota DPRK, Kali Ini ASN dan Pejabat di Abdya juga Diminta Dites Urine

Bahkan, politikus Partai NasDem itu juga meminta Kapolres juga melakukan tes urine terhadap para pejabat, dan ASN yang bertugas di Abdya.

Setelah Anggota DPRK, Kali Ini ASN dan Pejabat di Abdya juga Diminta Dites Urine
Foto Kiriman Warga
Petugas BNNK Pidie melaksanakan tes urine terhadap pegawai PN Sigli, Sabtu (27/4/2019). 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) terpilih periode 2019-2024 mendukung pelaksanaan tes urine yang dilakukan oleh Polres Abdya terhadap anggota DPRK Abdya terpilih, Rabu (4/9/2019) di gedung DPRK Abdya.

"Patut kita apresiasikan, apalagi niat awal dari Pak Kapolres melakukan tes urine ini, agar para anggota dewan yang terpilih di Abdya, bebas dan jauh dari narkoba," ujar Anggota DPRK Abdya, Yusran Adek.

Bahkan, kata Yusran, pelaksanaan tes urine terhadap anggota DPR terpilih, Abdya bisa dikatakan pertama dilakukan oleh pihak kepolisian di Indonesia.

"Ini pertama, coba lihat kabupaten lain, pasti tidak ada, dan kita sangat mendukung, apalagi tujuannya agar kita terhindar dari bahaya narkoba yang bisa mengancam siapa saja," ujar Yusran.

Bahkan, politikus Partai NasDem itu juga meminta Kapolres juga melakukan tes urine terhadap para pejabat, dan ASN yang bertugas di Abdya.

"Kita juga mendorong dan meminta Pak Kapolres untuk melakukan tes urine terhadap pejabat dan ASN di Abdya. Ini perlu, sehingga para pejabat dan ASN yang sebagai panutan, juga harus bebas dan bersih dari barang haram tersebut," tegasnya.

Baca: Luhut Saran BPJS Dibantu China, Rizal Ramli Beberkan Keburukannya: Kayak Negara Keterbelakangan Aja

Baca: Jumlah Warga Masuk Islam di Tamiang Meningkat Setiap Tahun, Pemkab Intens Lakukan Pembinaan

Baca: Ramah Anak, Dua Polisi Gandapura Ini Siaga Bantu Murid Menyeberang Jalan

Hal senada juga disampaikan Ketua KoBar GB Abdya, Rusli. Ia menilai cek urine yang dilakukan terhadap anggota DPRK terpilih, sebuah langkah tepat dan menjadi contoh bagi kabupaten lain.

"Ini sangat tepat, dan perlu dukungan semua pihak," kata Rusli.

Bahkan, Iliek sapaan akrab Rusli meminta pemeriksaan tes urine juga harus dilakukan terhadap pejabat, dan para PNS atau ASN Abdya.

"Ya, pejabat dan PNS wajib diperiksa, apalagi mereka itu abdi negara, dan menjadi contoh, kalau mereka terkontamitasi, kan harus ditindak sebelum menyebar ke yang lain," katanya.

Bukan saja PNS, sambungnya, para guru juga harus diperiksa urinenya, sehingga Abdya bisa dinobatkan sebagai kabupaten bebas narkoba.

"Ini penting, polisi saja juga ditindak, maka pejabat, PNS, dan guru juga wajib ditindak, sehingga pemberantasan narkoba ini, benar-benar diterapkan dengan baik di Abdya," pungkas pria bertubuh mungil ini.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved