Berita Aceh Utara

Malam Ini, Kabut Asap Masih Landa Aceh Utara, Begini Penjelasan BMKG

Saat ini jarak pandang secara horizontal sudah mencapai lima kilometer dan secara vertikal sudah mencapai 3.500 meter.

Malam Ini, Kabut Asap Masih Landa Aceh Utara, Begini Penjelasan BMKG
For serambinews.com
Separan titik panas. DOK/BMKG Aceh Utara 

Saat ini jarak pandang secara horizontal sudah mencapai lima kilometer dan secara vertikal sudah mencapai 3.500 meter.

Malam Ini, Kabut Asap Masih Landa Aceh Utara, Begini Penjelasan BMKG

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Hasil pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, sejak Minggu (8/9/2019) pagi hingga malam ini, kabut asap menyelimuti wilayah Aceh Utara.

Bahkan pada siang hari tadi, kabut asap dari Oekan Baru itu mulai mengganggu jarak pandang.

Untuk horizontal hanya tinggal empat kilometer dan vertikal hanya 700 meter.

Maka pada siang tadi, BMKG sempat mengeluarkan imbauan agar masyarakat berhati-hati saat berkendaraan.

Selain itu, pihak BMKG juga menganjurkan warga untuk menggunakan masker ketika melaksanakan aktivitas di luar ruangan, serta banyak minum air saat beraktivitas di luar rumah demi menjaga kesehatan.

Baca: Jamaah Haji Abdya Kembali ke Tanah Air, Satu Jamaah Dirawat di Banda Aceh

Baca: Puluhan Tenaga Kontrak Bantuan Operasional Kesehatan Bersihkan Pantai Ujong Seurangga

Baca: Nggak Perlu Pegang HP, Ini Cara Kirim Pesan WhatsApp & Video Call Pakai Perintah Suara, Sudah Coba?

Baca: Jalan Blangkejeren-Kutacane Depan Kantor Camat Putri Betung Berlumpur, Ini Sebab dan Harapan

Prakirawan BMKG Stasion Meteorologi Malikussaleh Aceh Utara, Winda Retha Taranita, yang dihubungi kembali barusan, memastikan bahwa kabut asap masih menyelimuti Aceh Utara dan sekitarnya.

Namun kondisinya sudah berkurang dibanding pada siang tadi.

Saat ini jarak  pandang secara horizontal sudah mencapai lima kilometer dan secara vertikal sudah mencapai 3.500 meter.

Sedangkan berkurangnya kabut asap diakuinya karena adanya hujan sore tadi di kawasan Nisam dan Sawang Aceh Utara.

"Serta pada sore tadi kecepatan angin pun antara 11-14 kilometer per jam, sehingga kepekatan partikel asap bisa dipudarkan oleh angin," demikian Winda. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved