Jumat, 8 Mei 2026

Brigadir Dewa Tewas Tembak Kepala Sendiri, Sang Ayah Menangis Saat Memandikan Jenazah Putranya

Suasana duka terasa ketika prosesi kremasi jenazah Brigadir I Dewa Gede Alit Wirayuda di Krematorium Punduk Dawa

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/TribunBali
Brigadir Polisi I Dewa Gede Alit Wirayuda semasa hidup. Dewa adalah anggota Polsek Bangkalan Madura yang meninggal diduga bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri menggunakan senjata api. 

SERAMBINEWS.COM, GIANYAR - Suasana duka terasa ketika prosesi kremasi jenazah Brigadir I Dewa Gede Alit Wirayuda di Krematorium Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Klungkung, Minggu (8/9/2019).

Tangis orang tua Dewa Alit pun tak terbendung saat prosesi memandikan jenazah.

Dewa Alit diduga meninggal bunuh diri memakai pistol miliknya di halaman Polsek Arosbaya, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (5/9/2019) malam.

Almarhum berasal dari Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, dan bertugas di Polsek Arosbaya.

Jenazah Brigadir Dewa Alit tiba di krematorium sekitar pukul 07.30 Wita.

Sebelum disemayamkan dan dilakukan upacara secara adat, terlebih dahulu diadakan upacara pelepasan secara dinas kepolisian.

Upacara dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Klungkung, Kompol Ni Made Mindriwati, dan dihadiri personel gabungan dari Polres Klungkung dan Polres Bangli.

"Upacara perabuan secara dinas kepolisian dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan terakhir kepada almarhum.

Pada kesempatan ini, atas nama pimpinan Polri menyatakan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dan memanjatkan doa semoga Tuhan yang Maha Kuasa memberikan ketabahan, kesabaran, bimbingan, dan perlindungan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan," ujar Mindiriwati.

Setelah dilaksanakan upacara secara dinas kepolisian, jenazah Dewa Alit lalu disemayamkan di area kremasi.

Saudara, kerabat, serta keluarga dekat alamahum tampak sibuk mengiringi jenazah.

"Jenazah disemayamkan terlebih dahulu. Ada beberapa rangkaian upacara adat yang dilakukan sebelum dikremasi," ujar seorang kerabat almarhum yang tampak tengah sibuk mempersiapkan prosesi pengabenan terhadap jenazah Dewa Alit.

Setelah menjalani serangkaian ritual adat, jenazah Dewa Alit baru dimandikan sekitar pukul 10.00 Wita.

Suasana haru langsung terasa ketika prosesi pemandian jenazah ini.

Ayah almarhum, Dewa Anom Banjar, tak kuasa menahan kesedihan saat menyaksikan jenazah anaknya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved