Berita Aceh Utara

Setelah Empat Hari, Begini Kondisi Korban Puting Beliung di Aceh Utara

Tapi sebagian korban yang rusak tempat usaha belum juga mampu memperbaikinya, sehingga sampai sekarang belum bisa bekerja.

Setelah Empat Hari, Begini Kondisi Korban Puting Beliung di Aceh Utara
For serambinews.com
Bangunan di Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara rusak setelah diterjang puting beliung. Foto kiriman Fatwa Maulana 

Tapi sebagian korban yang rusak tempat usaha belum juga mampu memperbaikinya, sehingga sampai sekarang belum bisa bekerja.

Setelah Empat Hari, Begini Kondisi Korban Puting Beliung di Aceh Utara

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Sebagian korban puting beliung di empat kecamatan dalam kabupaten Aceh Utara mulai memperbaiki rumahnya yang rusak akibat diterjang puting beliung empat hari lalu itu.

Tapi sebagian korban yang rusak tempat usaha belum juga mampu memperbaikinya, sehingga sampai sekarang belum bisa bekerja.

Diberitakan sebelumnya, puluhan bangunan rusak di Kecamatan Lapang, Seunuddon, Baktiya Barat dan Langkahan, setelah empat kawasan tersebut diterjang puting beliung Rabu (4/9/2019).

Rata-rata bangunan yang rusak tersebut adalah bagian atap rumah dan ruko. Selain itu juga tempat usaha.

“Di desa kami ada delapan rumah yang rusak akibat angin tersebut. Sebagian warga sudah mulai memperbaikinya dengan menggunakan material yang ada, seperti seng bekas atau juga kayu yang tersisa,” kata Keuchik Matang Baroh, Kecamatan Lapang, Musliadi kepada Serambinews.com, Minggu (8/9/2019).

Karena rata-rata rumah korban rusak pada bagian atapnya, sehingga jika tak segera diperbaiki, barang dalam rumah juga akan ikut basah ketika hujan.

Selain itu, juga untuk bisa ditempati meskipun dalam kondisi darurat. “Ada satu warga yang belum memperbaiki, karena memang rusak parah,” kata Keuchik Matang Baroh.

Baca: Emak-emak Perang Mulut dengan Polisi, Wartawan juga Disemprot

Baca: Dua Penyandang Disabilitas Ikut Lomba Menembak PCP Paldam IM, Ini Identitas Keduanya

Baca: WH Pidie Sarankan Agar Remaja yang Tertangkap Mesum Diproses dengan Qanun Jinayat

Sekdes Keude Lapang Riza Pahlawi kepada Serambinews.com menyebutkan, sebagian warga di desanya juga sudah memperbaiki rumah toko (ruko) yang dijadikan tempat tinggal dan usahanya.

Namun, tiga warga yang selama ini berjualan nasi goreng, putu bambu, dan roti bakar tak berjualan lagi.

“Gerobak mereka masih ada di Keude Lapang dan belum diperbaiki. Biasanya mereka selalu berjualan pada malam hari, sehingga selalu ramai,” ujar Sekdes Keude Lapang.

Kemungkinan mereka belum mampu untuk memperbaikinya setelah rusak parak akibat angin putting beliung. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved