Pergaulan Bebas

Tolak Nikahi Pacar Melahirkan, Siswa SMP Ini Dipenjara

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kepulauan Bangka Belitung Sapta Qodriah mengatakan, majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Pangk

Tolak Nikahi Pacar Melahirkan, Siswa SMP Ini Dipenjara
kompas.com
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, mendekam di penjara karena menolak menikahi pacarnya.

Siswa tersebut menolak bertanggung jawab atau menikahi pacarnya yang hamil.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kepulauan Bangka Belitung Sapta Qodriah mengatakan, majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Pangkal Pinang menjatuhkan hukuman selama 3 tahun 9 bulan penjara.

Selain itu, siswa SMP tersebut dihukum 3 bulan pembinaan di Balai Latihan Kerja (BLK).

"Pasangan itu masih SMP, tapi beda sekolah. Masih sama-sama di bawah umur," kata Sapta kepada Kompas.com di Pangkal Pinang, Selasa (10/9/2019).

Baca: Anggota DPRK Subulussalam Sarankan Pemko Mediasi Kasus Dah

Baca: Rencana Jalan Lingkar Tepi Laut Direspon Positif  

Baca: Gara-gara Ingatkan Suami untuk Berhenti Selingkuh, Wanita Ini Justru Disiksa hingga Babak Belur

Dia menuturkan, perkara yang masuk delik aduan itu terus bergulir, karena tidak ada kesepakatan antara keluarga perempuan maupun laki-laki.

KPAD telah berupaya menggelar mediasi, namun upaya tersebut menemui jalan buntu.

"Malahan minta tes DNA. Akhirnya, keluarga perempuan merasa kecewa dan kasus ini berlanjut," ujar Sapta.

Penahanan siswa tersebut dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Pangkal Pinang.

Dalam amar putusan, majelis hakim juga meminta kedua belah pihak bisa segera menikahkan pasangan tersebut.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved