PWI-IPB Bahas Beasiswa S2 untuk Wartawan, Tawarkan 10 Prodi Magister
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) merancang program beasiswa strata dua (S2) untuk wartawan.
Ringkasan Berita:
- PWI Pusat dan Institut Pertanian Bogor merancang program beasiswa S2 bagi wartawan untuk memperluas akses pendidikan pascasarjana serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme insan pers.
- Program ini akan dirancang dengan skema yang fleksibel dan realistis, termasuk kemungkinan dukungan melalui LPDP, bantuan UKT, pembiayaan parsial, atau bentuk dukungan pendidikan lainnya.
- IPB menawarkan sedikitnya 10 program magister yang relevan bagi wartawan.
SERAMBINEWS.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) merancang program beasiswa strata dua (S2) untuk wartawan.
Program itu disiapkan untuk membuka akses pendidikan pascasarjana sekaligus memperkuat kompetensi dan profesionalisme insan pers.
“Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan.
Namun, perlu ada rapat teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari berbagai kendala yang tidak diinginkan di kemudian hari,” kata Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir saat pertemuan kerja sama di Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa, 2 Juni 2026.
Dalam pertemuan itu, Ketua Umum PWI Pusat didampingi Sekretaris Jenderal, M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar, Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal, Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Sarwani.
Kemudian Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan, Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat, Mercys Charles Loho, dan Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi.
Baca juga: PWI Sorot Pelaporan 2 Media Online, Baren: Hormati Hasil Penyelesaian Sengketa Pers di Dewan Pers
Rombongan PWI Pusat diterima Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Prof Yusli Wardiatno bersama jajaran pimpinan lembaga pendidikan tersebut.
Kedua pihak membahas rancangan kerja sama yang akan ditindaklanjuti secara teknis.
Akhmad Munir mengatakan program beasiswa bagi wartawan perlu dirancang secara matang. Dia menilai rancangan itu harus tepat sasaran dan dapat berjalan berkelanjutan.
Dia menyebut tantangan utama wartawan untuk melanjutkan pendidikan adalah tingginya aktivitas profesi dan keterbatasan biaya pendidikan. Karena itu, skema program diminta fleksibel dan realistis.
Menurutnya, sejumlah alternatif pembiayaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Opsi itu meliputi kemungkinan sinergi dengan program LPDP, skema pembiayaan parsial, bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga bentuk dukungan pendidikan lainnya.
Baca juga: Ketua PWI Pusat Kenang Almarhum Sekjen Zulmansyah Sekedang Saat Doa Bersama
“Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan.
Bentuk dukungannya bisa beragam, tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan, tetapi dapat berupa bantuan parsial maupun dukungan UKT yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan program,” ujarnya.
Munir menambahkan program tersebut nantinya menjadi bagian dari pengembangan kompetensi anggota PWI. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat kemitraan organisasi dengan perguruan tinggi.
10 Prodi Magister
| Khairul Anwar Ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya |
|
|---|
| KIA Apresiasi Komitmen Pemkab Aceh Jaya dalam Pelayanan Informasi Publik |
|
|---|
| Kejagung Jemput Paksa Dadan Hindayana, Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Program MBG |
|
|---|
| Dr H Muharrir Asy'ari, Lc MAg Rektor UMMAH Bireuen, Ini Profilnya |
|
|---|
| Dr Muharrir Asy'ari Kembali Dipercaya Sebagai Rektor UMMAH Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/foto-bersama-03062026.jpg)