Samar Kilang Punya Objek Wisata Arung Jeram  

Kemukiman Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, sebelumnya dikenal sebagai daerah paling marginal di Kabupaten Bener Meriah

Samar Kilang Punya Objek Wisata Arung Jeram   
Foto doc. Kecamatan Syiah Utama
Salah satu kegiatan wisata arung jeram di aliran sungai Jambo Aye, Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah. 

REDELONG - Kemukiman Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, sebelumnya dikenal sebagai daerah paling marginal di Kabupaten Bener Meriah. Masih sulitnya akses menuju kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tengah dan Aceh Timur itu, sehingga beragam potensi yang ada seakan kurang dilirik.

Padahal, Samar Kilang merupakan daerah yang dikenal memiliki nilai historis tersendiri bagi masyarakat Dataran Tinggi Gayo (DTG) dan Aceh. Pasalnya, kisah Gajah Putih semasa kerajaan Linge dan Kerajaan Aceh berkaitan erat dengan Samarkilang. Begitu juga saat perlawanan pejuang Aceh terhadap Belanda. Samarkilang dijadikan markas para pejuang seperti Pang Akob, Pang Latih, Supot Mata, Aman Nyerang dan lain-lain.

Berikutnya, semasa pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) hingga Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Samarkilang adalah markas utama. Tak bisa disangkal, Abu Doto Zaini (mantan Gubernur Aceh), Tgk Ilyas Leube serta sejumlah panglima gerakan tersebut termasuk Panglima Linge, Fauzan Azima sempat bermarkas di belantara Samarkilang.

Kemukiman yang masih dikelilingi dengan hamparan hutan, juga memiliki beberapa aliran sungai yang mengular diantara rimba. Salah satunya, aliran sungai Jambo Aye yang bermuara hingga pesisir Kabupaten Aceh Utara.

Kini, keberadaan aliran sungai yang salah satu hulunya di Simpang Tiga Redelong tersebut, mulai dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata arung jeram. Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bener Meriah, menjadi salah satu motor penggerak munculnya olahraga wisata di Samar Kilang. Dua tahun terakhir, wisata arung jeram di daerah itu, mulai diperkenalkan.

Bahkan, olahraga wisata di aliran sungai itu kian diminati para pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Aceh. Samar Kilang pun mulai bersolek, meski akses jalannya belum semulus jalan perkotaan. Perlahan, daerah yang dulunya dikenal kawasan paling terosilir, kini mulai membuka diri.

Camat Syiah Utama, Khalisuddin, kepada Serambi, Selasa (10/9/2019), menuturkan, pemerintah kabupaten setempat sedang berupaya menjadikan Samar Kilang salah satu sasaran kunjungan wisata di Bener Meriah. “Potensi objek wisata di sini cukup besar. Jadi, kami sedang berupaya agar potensi ini bisa termanfaatkan,” kata Khalisuddin.

Menurut Khalisuddin, salah satu potensi yang sudah dikembangkan dari sektor pariwisata di Kecamatan Syiah Utama yaitu pemanfaatan aliran sungai Jambo Aye yang dijadikan lintasan arung jeram. “Kategori arung jeram di aliran sungai ini, grade sungainya lengkap dari grade 1 hingga 4, wisatawan pemula boleh memilih grade 1 dan 2 sehingga masih aman untuk dilalui,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, ada beberapa program lain yang layak dikembangkan di kawasan Kecamatan Syiah Utama, seperti wisata alam dengan beragam jenis burung, serta wisata pemancingan di aliran sungai. (my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved