Berita Aceh Tengah

Kisah Mantan Pasutri di Bebesan-Aceh Tengah, CLBK Berujung Cambuk

Namun gara-gara CLBK (cinta lama bersemi kembali), keduanya nekat berbuat mesum, meski tidak lagi berstatus sebagai pasangan muhrim.

Kisah Mantan Pasutri di Bebesan-Aceh Tengah, CLBK Berujung Cambuk
SERAMBINEWS.COM/ MAHYADI
Salah seorang terpidana kasus jarimah ikhtilat menjalani hukuman cambuk yang dilaksanakan di depan Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (12/9/2019). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah, melakukan eksekusi uqubat cambuk terhadap dua orang warga Kecamatan Bebesen, yang terbukti telah melakukan pelanggaran jarimah ikhtilat.

Eksekusi cambuk dilakukan di halaman Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Kamis (12/9/2019).

Ironisnya, dua orang yang dicambuk tersebut, merupakan mantan pasangan suami istri yang sudah berpisah.

Namun gara-gara CLBK (cinta lama bersemi kembali), keduanya nekat berbuat mesum, meski tidak lagi berstatus sebagai pasangan muhrim.

Alhasil, keduanya tertangkap hingga harus menjalani cambuk di depan umum.

Baca: Pidie Gagal  Realisasikan Dana Pusat, ntuk Pengadaan Peralatan Mesin Industri Kecil Menengah

Parahnya lagi, terpidana pria Arwin Konadi bin Ishaq (37) warga Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, kabupaten setempat, merupakan salah seorang PNS di salah satu instansi pemerintah di daerah itu.

Arwin Konadi, terbukti bersalah melakukan jarimah ikhtilat.

Sehingga harus menerima hukuman 30 kali cambuk di depan khalayak.

Namun setelah dipotong masa tahanan 116 hari, Arwin Konadi hanya menerima 26 kali cambukan.

Halaman
12
Penulis: Mahyadi
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved