Berita Aceh Selatan
Masyarakat Desak Kontraktor Segera Kerjakan Proyek Jalan Bulohseuma, Harus Diamankan TNI/Polri
Ia mengatakan sejak Mei 2019 plang dimulainya pembangunan jalan sudah dipasang serta alat-alat berat untuk pekerjaan sudah didatangkan.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Mursal Ismail
Ia mengatakan sejak Mei 2019 plang dimulainya pembangunan jalan sudah dipasang serta alat-alat berat untuk pekerjaan sudah didatangkan.
Masyarakat Desak Kontraktor Segera Kerjakan Proyek Jalan Bulohseuma, Harus Diamankan TNI/Polri
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS,COM, TAPAKTUAN - Masyarakat di Kemukiman Bulohseuma, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan mendesak kontraktor pelaksana proyek Jalan Bulohseuma-Kuala Baru segera melanjutkan pekerjaan proyek jalan itu.
Ketua Harian Pembela Tanah Air (PeTA) Aceh, T Sukandi kepada Serambi, Kamis (12/9/2019), mengungkapkan bahwa pada Jumat (6/9/2019) sekitar 20 masyarakat setempat sudah bertemu pihak Pemkab.
Perwakilan masyarakat yang bertemu Pemkab itu adalah keuchik, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Buloseuma.
Pertemuan itu di ruang rapat Setdakab Aceh Selatan.
Yang hadir mewakili Pemkab dalam pertemuan ini adalah Sekda didampingi Asisten ll, staf ahli bidang pembangunan serta Kabag Pembangunan.
"Pada kesempatan itu masyarakat Buloseuma mempertanyakan tentang jalan Trumon Buloseuma sampai ke Kuala Baru yang jalan itu sudah tidak dapat dilakukan pekerjaannya karena ada pihak yang menghalangi pembangunan lanjutannya," kata T Sukandi.
Baca: Duka Untuk Habibie, Aceh Barat Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Baca: Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan Ini - Liverpool vs Newcastle United, Man United Vs Leicester City
Baca: Kesaksian Penggali Kubur BJ Habibie, 10 Penggali Makam Terkesan, Sebut Tak Ada Kendala Sedikitpun
Ia mengatakan sejak Mei 2019 plang dimulainya pembangunan jalan sudah dipasang serta alat-alat berat untuk pekerjaan sudah didatangkan.
Sedangkan saat ini, papan Plang pekerjaan sudah dicabut dan semua alat berat sudah diangkut kembali oleh kontraktor.
Pasalnya ada dugaan intimidasi oleh kontraktor lama.
"Solusi pertama pada pelaksanaan pekerjaan itu mesti diamankan oleh TNI/Polri atau jika pengelolaan dana pekerjaan itu tidak mampu dilakukan oleh Aceh Selatan, maka akan dialihkan pada Aceh Singkil untuk melaksanakan pekerjaannya," saran T Sukandi.
Soalnya proyek Jalan Bulohseuma-Kuala Baru ini menghubungkan pedalaman Aceh Selatan dan Aceh Singkil. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murid-sd-bulohseuma-naik-rakit_20150819_084006.jpg)