Darwati A Gani Serukan Masyarakat Bireuen Perantauan Bersatu
Hal yang paling didambakan dalam semua proses kehidupan organisasi adalah level derajatnya bertambah digit, bukan menciptakan sempalan-sempalan
Darwati A Gani Serukan Masyarakat Bireuen Perantauan Bersatu
Laporan Yocerizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen, Darwati A Gani, menyerukan persatuan masyarakat Bireuen perantauan.
Hal ini diungkapkan dalam pembukaan Rapat Kerja Besar Masyarakat Bireuen di Banda Aceh dan Aceh Besar yang berlangsung di Aula Dinas UKM dan Koperasi (Sabtu 14/9/2019).
"Atas nama masyarakat Bireuen perantauan, saya menyerukan kita untuk bersatu membangun sebuah peradaban yang saling menghormati tanpa melupakan jasa orang lain dan meninggalkan konflik yang dapat mengorbankan banyak pihak," katanya sebagaimana rilis yang diterima Serambinews.com.
Tantangan terberat masyarakat Bireuen perantauan dewasa ini adalah bagaimana mensinkronkan semua elemen kepentingan internalnya untuk kemajuan.
Bagaimana kita menyatukan seluruh masyarakat Bireuen perantauan yang tersebar di partai politik nasional dan partai politik lokal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintahan, dunia bisnis, akademisi supaya bersatu.
“Hal yang paling didambakan dalam semua proses kehidupan organisasi adalah level derajatnya bertambah digit, bukan menciptakan sempalan-sempalan yang berujung kepada lahirnya faksi-faksi dan perpecahan,” ujarnya.
Diundang Hadiri Kongres PNA di Bireuen, Darwati Pilih Ikut Rapat IMKB di Banda Aceh
Darwati A Gani Terpilih Sebagai Ketua Umum IMKB 2019-2022
Tiyong Sebut Kongres Luar Biasa PNA bukan untuk Kudeta Irwandi, tapi Menyelamatkan Partai
Jangan Atas Namakan Ketua Harian, Permintaan MTP kepada Darwati
Rapat kerja kemarin, ditegaskan Darwati, sudah direncanakan jauh hari oleh pengurus IMKB, dan tidak ada kaitanya dengan kegiatan lainya. Rapat Kerja ini mempertemukan kepentingan 13 bidang kerja di IMKB.
"Ditengah situasi sekarang kami harus mempertemukan berbagai macam pandangan, pendapat dan kepentingan yang beraneka ragam dan secara nyata ada di dalam masyarakat," jelasnya.
“Memang sudah waktunya IMKB melakukan re-branding untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan jaman. Saya tak punya alasan untuk pesimistis, Masyarakat Bireuen perantauan harus berlindung di bawah IMKB,” tutup Darwati.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/darwati-a-gani-di-aceh-imkb-bireuen-2019.jpg)