Breaking News:

Berita Gayo Lues

Jalan Blangkejeren ke Pining Rusak Parah, Ini Lokasinya

Jalan yang rusak parah tersebut dijumpai mulai dari desa Kutelintang kecamatan Blangkejeren, dan beberapa titik di Dabun Gelang.

Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Proyek penanganan longsor di Kecamatan Pantan Cuaca lintasan Blangkejeren Galus menuju Takengon Aceh Tengah bersumber dari APBN senilai Rp 4,9 M lebih diputus kontrak kerjanya, bahkan realisasi pengerjaannya masih rendah. Foto direkam Rabu (27/2/2019). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Ruas jalan Blangkejeren menghubungkan Kecamatan Pining di Kabupaten Gayo Lues (Galus) mengalami rusak parah  di beberapa titik dan lokasi terpisah selama ini, sehingga kondisi jalan provinsi itu sangat dikeluhkan para pengguna jalan dan pengendara tersebut.

Amatan Serambinews.com, Minggu (15/9/2019), lintasan provinsi Blangkejeren menghubungkan kecamatan Pining tersebut  selama ini cukup meresahkan warga terutama dikawasan kecamatan Dabun Gelang, selain itu juga rawan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di lintasan tersebut.

"Jalan yang rusak parah tersebut dijumpai mulai dari desa Kutelintang kecamatan Blangkejeren, selain itu juga beberapa titik di kawasan desa Badak wilayah Dabun Gelang yang kondisinya cukup memprihatikan," kata M Ali pengendara dibenarkan sejumlah warga Dabun Gelang lainnya kepada Serambinews.com, di desa Badak.

Menurut M Ali dan pengguna jalan itu,  selama ini bukan hanya badan jalan yang dikeluhkan warga akibat rusak parah tersebut, tetapi juga ada beberapa titik dan kawasan di ruas jalan provinsi itu sangat rawan menelan korban jiwa yang disebabkan  badan jalan itu amblas berdigenangi air.

Demikan juga halnya diakui warga dari Kecamatan Pining menyebutkan, ruas jalan Blangkejeren Pining yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan selama ini merupakan sebagai lintasan penghubung dari Galus ke Aceh Timur dan Kota Langsa.

"Badan jalannya yang rusak dan memprihatinkan itu paling banyak di jumpai masih di wilayah Kecamatan Dabung Gelang, tetapi sebagian besar juga sudah masuk wilayah Pining," sebutnya.(*)

Baca: Juara GSN 2019, Aceh Tamiang Wakili Aceh ke Pentas Nasional

Baca: Pencipta Logo Kota Subulussalam Jadi Kontroversi, Panpel Lomba Diminta Buka Berkas Nama-nama Peserta

Baca: Ini Program Ketua Kadin Aceh Makmur Budiman, Termasuk Pengaktifan Kembali Seluruh Pelabuhan di Aceh

Baca: Semua Jamaah Haji Aceh Barat Sudah Tiba, Kloter Terakhir 14 Orang

Baca: Enam Bulan Digembleng, Murid SD Ujong Rimba Pidie Ukir Prestasi di Cabang Taekwondo

Baca: VIDEO - Tiyong Curhat ke Abu Tumin setelah Jadi Ketua Umum PNA Menggantikan Irwandi Yusuf

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved