Jumat, 5 Juni 2026

Selebriti

Mengenang Chrisye, Penyanyi Legendaris Indonesia, Rokok dan Kanker Paru Menghantuinya

Google doodle hari ini memampang foto penyanyi legendaris Indonesia, Chrismansyah Rahadi alias Chrisye.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNNEWS.COM
Penyanyi Chrisye (TRIBUNNEWS.COM) 

Album ini digarap dengan rekaman di studio di Sydney, Australia.

Crhisye berkolaborasi dengan penata musik kawakan Erwin Gutawa hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk mengisi orkestrasinya.

"Secara teknis perlengkapan Studio 301 di Negeri Kanguru itu memang sangat memudahkan pekerjaan kami. Untuk lima lagi, kami hanya memerlukan waktu tiga jam untuk mengisi orkestrasinya," ujar Erwin Gutawa seperti dikutip dari pemberitaan Harian Kompas (7/9/1996).

Chrisye pun pernah berkolaborasi dengan sejumlah penyanyi Tanah Air, seperti Sophia Latjuba, Ryan D'Massive, dan Ariel NOAH.

SMA

Chrisye mengaku mulai menyeriusi dunia musik ketika duduk di bangku SMA.

Bermula dari menjadi bassis di sebuah band yang dibentuk bersama teman-temannya.

Setelah itu, Chrisye bergabung dengan Sabda Nada, di mana dari sini mulai mengenal lebih dalam mengenai musik pop dan rasa memainkan musik sendiri muncul di benaknya.

Sejak saat itulah perjalanan musik Chrisye dimulai.

Rokok dan Kanker Paru yang Menghantuinya

Chrisye meninggal dunia pada 30 Maret 2007.

Penyebabnya adalah TBC tulang dan kanker paru yang pada waktu itu sudah memasuki stadium 4.

Kanker paru di tubuh Chrisye mulai memasuki stadium 4 pada Agustus 2005.

Ia sempat berobat di Singapura, menjalani serangkaian kemoterapi, hingga menghabiskan hari-harinya duduk di kursi roda.

Berpuluh-puluh tahun sebelum kanker paru menyerang, tepatnya sejak duduk di bangku SMA, Chrisye mulai merokok.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved