Otomotif

Jangan Panik Saat Ban Pecah, Lakukan Ini pada Mobil Anda Agar Selamat dari Kondisi Genting

Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia, Fachrul Rozi, mengatakan ada kemungkinan pengemudi Suzuki APV tersebut mengalami panik sesaat seb

Jangan Panik Saat Ban Pecah, Lakukan Ini pada Mobil Anda Agar Selamat dari Kondisi Genting
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Mobil Daihatsu Xenia yang mengalami laka tunggal di jalan nasional kawasan Desa Gunung Kleng, kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Sabtu (27/7/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Kejadian naas kembali mewarnai jagat transportasi Indonesia. Belum lama ini sebuah Suzuki APV yang diisi sembilan penumpang mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi (15/9/2019).

Penyebab kecelakaan berasal dari roda belakang sebelah kanan yang pecah saat kendaraan berjalan di lajur tiga. Seketika mobil terguling, tiga orang dinyatakan tewas dan enam lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia, Fachrul Rozi, mengatakan ada kemungkinan pengemudi Suzuki APV tersebut mengalami panik sesaat sebelum kecelakaan. Hal ini membuat mobil terguling hingga beberapa meter ke depan.

“Ketika pecah ban jangan injak rem, lebih baik injak gas, terutama buat pengemudi yang panik atau latah, daripada injak rem lebih baik injak gas saja,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com (17/9/2019).

Baca: Bermain Alot, Shesar Bikin Kejutan, Marcus/Kevin Lolos, Ini Rekap Hasil China Open 2019 Selengkapnya

Baca: Pengusaha Malaysia Berminat Kembangkan Bisnis Tirom Aceh, Begini Tanggapan Dyah Erti Idawati

Baca: Pengusaha Malaysia Berminat Kembangkan Bisnis Tirom Aceh, Begini Tanggapan Dyah Erti Idawati

Baca: Diterpa Kasus Pemerkosaan Bikin Cristiano Ronaldo Malu kepada Anak Sendiri

Rozi menjelaskan, ban pecah mengakibatkan gaya tarik ke samping menjadi lebih besar ketimbang gaya tarik ke depan. Tak heran kondisi ini membuat setir cenderung lebih berat, mengikuti arah pecahnya ban. Singkatnya mobil bisa oleng dan terguling di jalan.

Sementara itu kondisi mobil yang semakin lambat bakal memperbesar gaya tarik ke samping tersebut. Pengemudi harus lebih dulu bersiap menghadapi keadaan ini, salah satunya dengan menahan setir sekuat tenaga.

“Bagi pengemudi panik, untuk menenangkan diri sambil melaju saja. Tambah gas sedikit agar tercipta gaya tarik ke depan, kalau sudah siap baru kurangi kecepatan secara perlahan,” ucap Rozi.

“Perlu diingat jangan direm ya, kurangi kecepatan dengan lepas gas dan menurunkan gigi saja, tapi jangan tiba-tiba lakukan secara perlahan saja,” katanya.

Penyebab Pecah Ban

Jika tekanan angin yang kurang membuat kawat di dinding ban mengalami stress. Dalam hal ini, dinding ban yang berfungsi sebagai penahan utama bobot mobil ke jalan, tidak mampu lagi bekerja dengan baik.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved