Keuchik jangan Main Proyek Warning Bupati Pada Pelantikan 134 Kades

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengingatkan para keuchik (Kepala Desa) di wilayahnya agar tidak bermain proyek dana desa

Keuchik jangan Main Proyek Warning Bupati Pada Pelantikan 134 Kades
SERAMBI/ASNAWI
Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, Anggota DPRK, Zulfikar Aziz SE, Waka Polres dan pihak lain memberikan ucapan selamat kepada keuchik usai dilantik Bupati Aceh Besar sebanyak 134 Keuchik masa jabatan 2019- 2025 di Gedung A Jantho Sport City (JSC), Kota Jantho, Selasa (17/9). 

JANTHO - Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengingatkan para keuchik (Kepala Desa) di wilayahnya agar tidak bermain proyek dana desa. Sebaliknya, pemimpin tertinggi di level gampong tersebut harus bekerja maksimal dan menjadi contoh teladan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan itu diungkapkan Bupati saat melantik 134 keuchik dari berbagai kecamatan di Aceh Besar, Selasa (17/9),  di Gedung Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho. Pelantikan tersebut dihadiri Setdakab Aceh Besar Drs H Iskandar MSi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, para camat, dan tokoh-tokoh masyarakat dari 23 kecamatan di Aceh Besar.

Dikatakan, menjadi keuchik merupakan tugas mulia, namun mengandung tantangan dan dituntut kerja keras. Untuk itu, diharapkan kepada para keuchik yang dilantik dapat terus menjalin kerja sama dan sinkronisasi dengan seluruh komponen masyarakat untuk suksesnya pembangunan di gampong. Di samping itu, manfaatkan dana gampong sebaik mungkin untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pelantikan keuchik serentak juga merupakan salah satu bentuk perhatian pemkab Aceh Besar, dimana para pimpinan gampong tersebut menjadi ujung tombak dalam pelayanan masyarakat di tingkat gampong. "Jadi keuchik juga menjadi penghubung pemerintah daerah ke pemerintah gampong dalam mengsinergi dan mempromosikan berbagai program serta kebijakan daerah kepada masyarakat," ujarnya.

Para keuchik juga diingatkan untuk menjalankan instruksi Bupati tentang pelaksanaan shalat fardhu secara berjamaah di masjid atau meunasah dalam wilayah Aceh Besar. “Keuchik harus mengimbau warganya menghentikan segala kegiatan atau aktifitas setiap azan berkumandang dan melaksanakan shalat berjamaah,” tandas Mawardi Ali.

Sementara Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA menambahkan, pelantikan serentak 134 keuchik tersebut merupakan para keuchik terpilih pada Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Serentak 2019 Senin 5 Agustus 2019 lalu.

"Yang dilantik hanya 134 keuchik dari 161 gampong yang ikut Pilchiksung, sisanya belum dilantik karena ada sebagian keuchik belum habis masa jabatan di tanggal 17 September 2019. Mereka nantinya akan dilantik di kecamatan oleh Camat setempat mewakili Bupati Aceh Besar," ungkapnya.

Ketua sementara DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali SPd, mengharapkan agar para keuchik yang baru dilantik dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Dia juga berharap agar dana desa dapat digunakan dengan sebenar-benarnya dan tepat sasaran dan lebih difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memperdayakan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Iskanda juga mengimbau Pemkab Aceh Besar untuk memberikan edukasi, penyuluhan kepada para keuchik dalam pengelolaan dana desa. “Dana desa tersebut cukup besar dan harus benar-benar digunakan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat. Jangan permainan dana tersebut. Pemkab harus mengawasinya.(as)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved