Sering Dianggap Sebagai Pekerjaan yang Sempurna, Mantan Pramugari Ini Ungkap Sisi Buruk Pekerjaannya

Dengan bekerja sebagai awak kabin pesawat, terlihat sebagai pekerjaan yang tampak glamor karena bisa berpergian ke berbagai tempat.

Sering Dianggap Sebagai Pekerjaan yang Sempurna, Mantan Pramugari Ini Ungkap Sisi Buruk Pekerjaannya
securitytoday.com
Ilustrasi pramugari 

Terlebih bila penerbangan yang dilakukan adalah penerbangan jarak jauh.

Ilustrasi (greatermedia.com)

Baca: DPR Sahkan Revisi UU KPK, Pegawai KPK Bawa Bendera Kuning dan Nyanyi Gugur Bunga

Baca: Video Viral Emak-emak Rebutan Rendang di Kondanan, Wajah Ibu Dikenali, Ternyata Sering Main Film

Kamu akan terus-menerus lelah dan terus bekerja di zona waktu yang berbeda dapat berakibat buruk pada tubuhmu.

Awak kabin yang kelelahan dapat berdampak pada penerbangan, dan beberapa orang bisa sangat terganggu sehingga berakibat pada ketidakmampuan petugas untuk bekerja.

Pada bulan Agustus 2018 lalu, maskapai penerbanga EasyJet membatalkan penerbangan karena krunya "terlalu lelah," mempengaruhi rencana liburan hampir 150 orang penumpang.

Penumpang Cornelia Dalipe mengatakan dia terkejut mendengar pembatalan penerbangan karena para staf tersebut terlalu lelah untuk melanjutkan penerbangan.

Seorang juru bicara maskapai mengatakan kepada Express.co.uk pada saat itu EasyJet mengkonfirmasi bahwa penerbangan EZY6711 dari Belfast ke Palma dibatalkan pada Sabtu 18 Agustus.

Hal ini karena dua anggota awak kabin merasa tidak layak untuk bekerja karena kelelahan.

Selain itu, para awak kabin juga tidak suka mengambil cuti.

Ilustrasi (securitytoday.com)

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved