Berita Aceh Barat

Blokir Jalan ke Gedung Baru STAIN Meulaboh Dibuka, Inayatillah: Kuliah Kita Mulai Hari Ini

Menanggapi dibukanya jalur ini setelah adanya kesepakatan bersama antara Forkopimda dengan warga, Ketua STAIN, Dr Inayatillah mengaku terharu.

Blokir Jalan ke Gedung Baru STAIN Meulaboh Dibuka, Inayatillah: Kuliah Kita Mulai Hari Ini
Hand-over kiriman warga.
Pembukaan jalan menuju gedung baru STAIN Meulaboh, Kamis (19/9/2019). 

Menanggapi dibukanya jalur ini setelah adanya kesepakatan bersama antara Forkopimda dengan warga, Ketua STAIN, Dr Inayatillah mengaku terharu.

Blokir Jalan ke Gedung Baru STAIN Meulaboh Dibuka, Inayatillah: Kuliah Kita Mulai Hari Ini

Laporan Rizwan | Meulaboh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Jalan menuju gedung baru Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, yang sempat diblokir warga, mulai Kamis (19/9/2019) sudah dibuka kembali. 

Sebelumnya selama jalan diblokir, tentu gedung baru STAIN Teungku Dirundeng, di Alue Penyareng (Alpen), Kecamatan Meurebo, Aceh Barat, belum bisa beroperasi alias tak ada kegiatan belajar mengajar. 

Menanggapi dibukanya jalur ini setelah adanya kesepakatan bersama antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan warga, Ketua STAIN Teungku Dirundeng, Dr Inayatillah mengaku terharu.

Baca: Direktur Poltas Minta Pemerintah Pusat Serius Tangani Kebakaran Hutan di Aceh Selatan

Ketua STAIN Meulaboh, Dr Inayatillah. SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Ketua STAIN Meulaboh, Dr Inayatillah. SERAMBINEWS.COM/RIZWAN (Serambi)

Keharuannya ini lantaran akhirnya persoalan ini dapat juga diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga perkuliahan sudah bisa dimulai.

“Mulai hari ini (Kamis, 19 September 2019) kuliah perdana semester ini kita mulai. Tadi kuliah umum di gedung lama yang selama ini dipakai di Desa Gampa Meulaboh,” kata Inayatillah kepada Serambinews.com di sela-sela meninjau gedung baru itu  bersama Forkopimda.

Baca: Gara-Gara Kehadiran Mantan Pacar, Acara Pernikahan Jadi Ricuh, Para Tamu Sampai Baku Hantam

Menurut Inayatillah, proses perkuliahan mahasiswa digunakan dua tempat sementara waktu, yakni di gedung baru di Alpen dan gedung lama di Gampa, sambil memaksimalkan pemindahan ke Alpen.

Dandim Aceh Barat, Kapolres, Ketua STAIN dan warga ketika berdiri dekat gedung baru STAIN di Alpen, Aceh Barat, Kamis (19/9/2019). SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Dandim Aceh Barat, Kapolres, Ketua STAIN dan warga ketika berdiri dekat gedung baru STAIN di Alpen, Aceh Barat, Kamis (19/9/2019). SERAMBINEWS.COM/RIZWAN (Serambi)

Baca: Polisi Aceh Barat Tangkap Ayah dan Anak Tiri, Kasus Judi Online

Seperti diketahui Forkopimda dan warga di Aceh Barat membuka blokir jalan itu setelah lahirnya kesepakatan bersama. 

Kesepakatan itu lahir setelah pertemuan di Gedung DPRK Aceh Barat, mulai Rabu (18/9/2019) hingga malam hari. 

Di sisi lain, mahasiswa STAIN Meulaboh, Rabu (18/9/2019) juga melancarkan aksi demo ke kampus menuntut lokasi dan jadwal kuliah semester tahun 2019 ini. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved