Selasa, 14 April 2026

Berita Jakarta

Dramawan Putu Wijaya Sampaikan Terima Kasih Kepada Kelompok Teater dari Aceh

"Putu ingin juga datang ke Aceh. Ia berharap keinginan itu bisa terwujud," kata Fozan mengutip pembicaraannya dengan pimpinan dan sutradara Teater itu

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Sparta dari Aceh saat memainkan drama 'Abdi' karya Putu Wijaya di GIK, Jakarta, Rabu (18/9/2019) 

"Putu ingin juga datang ke Aceh. Ia berharap keinginan itu bisa terwujud," kata Fozan mengutip pembicaraannya dengan pimpinan dan sutradara Teater Mandiri itu.

Laporan Fikar W.Eda |Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dramawan penting Indonesia, Putu Wijaya, menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas keikutsertaan  teater dari Aceh, dalam  lomba drama pendek yang diselenggarakan Teater Mandiri, di Galeri Indonesia Kaya (GIK), Jakarta, 17-19 September 2019.

Hal itu disampaikan Putu Wijaya, kepada pimpinan Studi Klub Pekerja Teater Aceh (Sparta) Fozan Santa, sesaat sebelum Sparta naik pentas memainkan naskah drama 'Abdi'.

Baca: Ikut Expo Giok Lima Hari di Hong Kong, Aceh Pamerkan Apa?

Dalam lomba tahun ini, dua grup teater asal Aceh hadir ke Jakarta mengikuti lomba, Sparta dan Teater Alam.

Putu Wijaya juga menyimpan hasrat  untuk datang ke Aceh.

"Putu ingin juga datang ke Aceh. Ia berharap keinginan itu bisa terwujud," kata Fozan mengutip pembicaraannya dengan pimpinan dan sutradara Teater Mandiri itu.

'Abdi' berkisah tentang seorang ketua pemuda kampung bernama Alit (Fauzul Hilal Suardi) yang resah, sebab kehilangan kepercayaan dari masyarakat. 

Ia minta mundur.

Baca: Pijay Ancam Pecat Satu Dokter, Absen Selama Sembilan Bulan di RSUD

Tapi ibu Walkot (Amelia Junita) mencegah keras, karena Alit adalah timsesnya.

Kekacauan jiwa Alit ditingkat semangat untuk gotong royong, menjebaknya dalam intrik politik suami ibu walkot (T  Zulfajri).

 Fozan Santa, sutradara pertunjukan itu, memanfaatkan unsur gerak tari Seudati, sehingga memberi nuansa lain.

"Itu bagian dari kreativitas kami mengolah unsur-unsur yang dekat dengan masyarakat Aceh," kata Fozan.

Lomba tersebut diikuti 29 kelompok teater yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. (*)

Baca: Viral Perempuan Seberangi Sungai Naik Motor Ala Flying Fox, Lokasinya Terungkap

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved