Forum Akatara

Film Surat Kaleng 1949 Karya Sutradara asal Aceh dan Novel Kura-Kura Berjanggut Ikut Program Akatara

Dua karya seniman Aceh dalam bentuk film dan novel ikut serta dalam program Akatara yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Jakarta,

Film Surat Kaleng 1949 Karya Sutradara asal Aceh dan Novel Kura-Kura Berjanggut Ikut Program Akatara
For Serambinews.com
Publikasi dua karya Aceh dalam forum Akatara, upaya mempertemukan kreator dengan investor. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Dua karya  seniman Aceh dalam bentuk film dan novel ikut serta dalam program Akatara yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Jakarta, 19-12 September 2019.

Kedua karya itu adalah film  pendek "Surat Kaleng 1949" karya sutradara dari Aceh, Ahmad Fauzan alias Fozan Santa, yang akan dipriduksi dalam bentu film panjang.

Sedangkan novel "Kura-Kura Berjanggut" yang ditulis Azhari Aiyub, akan diangkat sebagai film layar lebar.

"Akatara" merupakan forum mempertemukan kreator dengan investor dan berbagai pihak lainnya dalam rangka meningkatkan mutu dan membuka pasar lebih luas karya film.

Dari Aceh hanya karya film pendek karya Ahmad Fauzan yang diikutsertakan dalam program Akatara 2019, yang akan kemudian dijadikan film fiksi panjang.

Sedangkan karya novel, hanya "Kura Kura Berjanggu" yang lolos dari Aceh.

Forum Akatara diselenggarakan bekerjasama dengan Kemendikbud-Pusbangfilm, Kementrian Koperasi dan UKM, pusat kebudayaan asing, berbagai asosiasi profesi perfilman, Komisi Film Daerah, Komite Buku Nasional, lembaga pemerintahan, BUMN, penyelenggara festival film, organisasi perfilman, badan swasta lokal dan asing.

Fozan Santa menjelaskan, program Akatara itu mempertemukan para pembuat film dengan calon-calon investor untuk memproduksi sebagai film panjang.

"Kita presentasi, diskusi, dan kalau ada investor yang berminat film akan diproduksi sebagai film layar lebar," ujarnya.

Penyelenggaraan Akatara tahun ini bersamaan dengan penyelenggaraan ACBS (Asia Content Business Summit), dihadiri oleh 15 negara.

Dengan adanya forum ini diharapkan para pembuat konten dapat meningkatkan kualitas konten dan sumber daya manusia agar dapat menciptakan konten yang bersaing di dunia internasional.

"Surat Kaleng 1949" berisi tentang rekaman peristiwa setelah Agresi Militer I Belanda dan dibentuknya negara-negara boneka oleh Van Mook.

Pimpinan Sumatera Timur mengajak para tokoh dan pemimpin Aceh memetik negara sendiri, Sumatera Timur.

Permintaan itu disampaikan melalui sepucuk surat. Pemimpin Aceh kemudian menggelar rapat besar merespon surat tersebut. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved