Rabu, 15 April 2026

Jalankan Tugas Padamkan Api Kebakaran Hutan, Petugas BPDB dapat Kode dari Beruang Buas Saat Cari Air

Kejadian tersebut terjadi di hutan dan lahan Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Editor: Amirullah
Kolase Pixabay dan KOMPAS.COM/IDON
Karhutla dan beruang 

Jalankan Tugas Padamkan Api Kebakaran Hutan, Petugas BPDB dapat Kode dari Beruang Buas Saat Cari Air

Laporan Wartawan Grid.ID, Siti Maesaroh

SERAMBINEWS.COM - Kasus kebakaran hutan dan lahan di Riau masih bergulir dan terus merembet kemana-mana.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPDB), terus terjun ke lapangan untuk memadamkan api.

Mereka harus berpacu dengan api yang terus meluas dan medan hutan yang berat.

Tak cuma itu, di hutan juga tak jarang masih menyimpan bahaya, seperti banyaknya binatang buas.

Seperti pengalaman yang dialami petugas Kasi Distibusi dan Logistik BPDB Riau, Suarfianto saat berjumpa dengan hewan buas.

Melansir dari Kompas.com pada Kamis (19/9/2019), ia menceritakan kisah ketika berjumpa dengan seekor beruang saat hendak memadamkan kebakaran.

Kejadian tersebut terjadi di hutan dan lahan Desa Bedagu, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Baca: Ratusan Peziarah dari Sumbar Bakar Lemang dan Rehab Masjid di Makam Syekh Abdurrauf AsSingkili

Baca: Miris, tak Bawa Uang Usai Mengemis Bocah Lhokseumawe Ini Diduga Dipukul Hingga Dirantai Orangtuanya

Baca: Seorang Pria Penggal Kepala Anak SD, Ini Kronologi Lengkapnya: Pelaku Pernah Bunuh Kakak Kandung

Saat itu Suarfianto dan rekan-rekannya hendak mencari sumber air karena pemadaman api terkendala stok air yang semakin menipis dan sulit didapatkan.

Ia kemudian berinisiatif mencari ke dalam hutan yang lebih dalam karena tak kunjung mendapatkan sumber air.

Namun saat sedang mencari, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara berisik di sekitar semak-semak.

Bukan kepalang, mereka melihat beruang besar berjarak 100 meter dari tempat mereka berdiri.

Petugas yang melihat hal itu kemudian diam sejenak karena takut beruang tiba-tiba menyerang.

Mereka pun sepakat untuk tidak melanjutkan perjalanan karena sangat berisiko.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved