Rabu, 22 April 2026

Anaknya Dipukul Polisi hingga Tewas, Ayah Zaenal: Lebih Baik Penjara 10 Tahun

Ayah Zaenal, Sahabudin mengungkapkan tak tega melihat sang anak dengan kondisi babak belur setelah dipukuli habis-habisan.

Editor: Amirullah
Kolase TribunStyle (KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM)/(KOMPAS.com/IDHAM KHALID)
Viral Dipukuli Polisi hingga Tewas, Ungkapan Pilu Ayah Zaenal 'Lebih Baik Penjara 10 Tahun' 

Anaknya Dipukul Polisi hingga Tewas, Ayah Zaenal: Lebih Baik Penjara 10 Tahun

SERAMBINEWS.COM - Kisah viral hari ini tentang kabar terbaru dari kelanjutan kisah Zaenal Abidin (29) pria yang dipukuli beberapa oknum Polres Lombok Timur hingga tewas.

Ayah Zaenal, Sahabudin mengungkapkan tak tega melihat sang anak dengan kondisi babak belur setelah dipukuli habis-habisan.

"Tidak bisa saya bayangkan bagaimana rupa anak saya itu jika saat dipukul. Dipenjara saja 10 tahun tidak apa-apa," ungkap Sahabudin pilu saat ditemui di rumahnya, Minggu (8/9/2019) dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

 (ilustrasi) (dawncom)

Baca: Tak Terima Ditilang, Seorang Pria Dipukul Polisi hingga Tewas, Sempat Minta Tolong Tapi Tak Digubris

Baca: VIRAL Video Pria Mirip Jokowi Pegang Uang Sawer Biduan Dangdut, Ternyata Sekretaris Pribadi Kapolsek

Sahabudin mengungkap lebih baik melihat sang anak di dalam penjara hingga 10 tahun daripada harus dipukul hingga tewas.

“Dalam hati saya menyebutkan, lebih baik saya lihat Zaenal masuk penjara 10 tahun, daripada dipukul dan mati,” tutur Sahab.

Ketika mendapat kabar sang anak berada di rumah sakit, Sahab tak mengira kondisi Zaenal parah hingga merenggut nyawanya.

“Awalnya, ibunya yang pergi dulu, saya akan pergi selesai shalat Jumat, karena saya mengira anak saya sakit biasa,” ungkap Sahabudin.

Kronologi kisah tragis Zaenal bermula dari dirinya yang pergi ke Satlantas bersama dengan keponakannya untuk mengambil motor yang ditilang pada Kamis (5/9/2019) silam.

"Pada hari Kamis tanggal 05 September 2019 sekira pukul 20.20 Wita, bertempat di lapangan apel Satlantas Polres Lombok Timur.

Baca: Dipastikan jadi Anggota DPR RI, Hidup Mulan Jameela Terjamin Makmur, Ini Rincian Gajinya

Baca: Viral Toilet Stasiun Ciamis Tanpa Sekat, Ini 4 Faktamya: Kondisi Terbaru Hingga Tanggapan PT KAI

Baca: Meninggal saat Melahirkan, Jenazah Wanita Ini Dibawa Turun Naik Bukit, Anak Lain Mengira Ibu Tidur

Si Zaenal dengan menggunakan Sepeda motor dari arah melawan arus dan tanpa helm memasuki pintu gerbang kantor satlantas," ungkap Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana dilansir TribunStyle dari Kompas.com.

Marah dan tak terima, Zaenal lantas berkelahi dengan oknum polisi.

Hal tersebut disampaikan oleh keponakan Zaenal, Ikhsan yang menjadi saksi penganiayaan pamannya.

"Paman saya yang memukul duluan, memukul pakai tangan, minta motor," ungkap Ikhsan.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved