Berita Aceh Utara

Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Teken Petisi Mahasiswa saat Aksi Demo

Lalu mahasiswa menyodorkan selembar kertas berisi petisi untuk diteken Ketua DPRK Sementara.

Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Teken Petisi Mahasiswa saat Aksi Demo
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Mahasiswa berdemo ke Gedung DPRK Aceh Utara di Lhokseumawe, Selasa (24/9/2019). 

Lalu mahasiswa menyodorkan selembar kertas berisi petisi untuk diteken Ketua DPRK Sementara.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Seribuan mahasiswa dari empat kampus di Lhokseumawe dan Aceh Utara pada Selasa (24/9/2019) sekira pukul 13.30 WIB mulai berdemo ke Kantor DPRK Aceh Utara yang berada di Jalan T Nyak Adam Kamil Kecamatan Banda Sakti Lhokseumawe.

Mereka yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pase adalah dari Kampus Universitas Malikussaleh (Unimal), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKEs) Bumi Persada dan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Lhokseumawe.

Sebelum berdemo ke Gedung DPRK Aceh Utara mahasiswa berkumpul di Lapangan Hiraq dan Islamic Center Lhokseumawe.

Lalu mulai pukul 13.30 WIB, mahasiswa mulai mendatangi gedung DPRK Aceh Utara lalu secara bergantin mereka menyampaikan orasi.

Baca: BREAKING NEWS - Ratusan Mahasiswa Kuasai Gedung DPRA, Tolak Revisi RUU Pertanahan

Baca: Ribuan Turis Inggris Tinggalkan Turki, Buntut Ambruknya Bisnis Biro Travel Thomas Cook

Baca: Gangguan Kabut Asap di Daratan Aceh, Susi Air Batal Terbang ke Simeulue

Mereka yang menyampaikan orasi adalah Koordinator Simpul Unimal Arisky RM, dan masing-masing kampus.

Tak lama setelah berorasi Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Arafat dan Wakil Ketua  DPRK Sementara Hendra Yuliansyah bersama sejumlah anggota dewan menemui mahasiswa.

“Saya mendukung aksi mahasiswa pada hari ini,” ujar Arafat dihadapan seribuan mahasiswa.

Lalu mahasiswa menyodorkan selembar kertas berisi petisi untuk diteken Ketua DPRK Sementara.

Petisi itu antara lain berisi, DPRK Aceh Utara diberikan kesempatan selama tujuh hari mulai 24 sampai 30 September 2019 untuk menyampaikannya petisi itu ke DPR RI.

Penyerahan petisi tersebut harus dibuktikan publikasi media cetak dan elektronik.

Bila tidak dilaksanakan, mahasiswa akan menduduki gedung DPRK AcehUtara selama sepekan serta DPRK Aceh Utara harus mengundurkan diri.

Lalu mahasiswa langsung membubarkan diri usai petisi itu diteken di atas materai 6.000 dan distempel. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved