Selasa, 5 Mei 2026

Gempa Ambon

Gara-gara Teriak Tsunami Saat Gempa 6,8 M Mengguncang Ambon, Seorang Pria Diamankan Polisi

Ia berteriak ‘tsunami’’ di antara ratusan warga dan petugas kepolisian yang menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Tayang:
BMKG
BREAKING NEWS - 11 Gempa Guncang Ambon Pagi Ini, Dirasakan di 3 Daerah 

Gara-gara Teriak Tsunami Saat Gempa 6,8 M Mengguncang Ambon, Seorang Pria Diamankan Polisi

SERAMBINEWS.COM, AMBON - Seorang laki-laki diamankan aparat kepolisian karena berteriak ‘tsunami’ saat gempa dengan magnitudo 6.8 mengguncang Ambon, Kamis (26/9/2019) sekitar pukul 08.46 WIT.

Seperti ditulis Kompas.com, pria tersebut diamankan di depan Hotel Manise, Kawasan Tanah Tinggi.

Ia berteriak ‘tsunami’’ di antara ratusan warga dan petugas kepolisian yang menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Pria tersebut diamankan agar tidak membuat warga lain semakin panik.

Warga di Kota Ambonmenuju tempat yang lebih tinggi dari permukaan laut seperti wilayah Karangpanjang, Kudamati, Benteng, Kebun cengkeh dan IAIN Ambon.

Guncangan gempa yang terjadi sekitar lima hingga tujuh detik ini membuat rumah seorang warga di Gang Grafes, RT 002/RW 03, Kelurahan Karangpanjang rusak.

Baca: Dampak Gempa Ambon: Warga Lari ke Gunung, Jembatan hingga Jalan Pelabuhan Retak, Ini Video & Fotonya

Baca: Beredar Isu Akan Terjadi Tsunami, Warga Ambon Mulai Mengungsi, Ikan Mati Diyakini Jadi Pertanda Alam

Baca: BMKG Jelaskan Pemicu Terjadi Tsunami, Tak Ada Tanda-tanda di Ambon, Warga Diminta Kembali ke Rumah

Dinding rumah terlihat retak dan pajangan foto di dinding jatuh di lantai.

Cumpry Maitimu, ketua RT 002/RW03 di Kelurahan Karangpanjang mengatakan perabot di dalam rumahnya berantakan.

Hal yang sama disampaikan Asweros Maalete. Warga Gang Grafes mengatakan seluruh piring makannya hancur karena jatuh.

Warga lainnya, Novy Salmon mengatakan dinding di kamar dan kamar mandinya retak dan lansung roboh saat terjadi gempa bumi.

Sementara plafon rumah tetangganya runtuh karena goncangan yang kuat.

Sejauh ini belum ada laporan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai kerusakan yang timbul akibat gempa tersebut.

BMKG Ambon melaporkan, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami meski kedalamannya hanya 10 kilometer.

Seperti diberitakan, gempa mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya pada hari ini Kamis (26/9/2019).

Sejak pagi hingga kini, gempa terjadi sebanyak 11 kali.

Sedikitnya ada tiga daerah yang merasakan gempa Ambon.

Demikian informasi dari akun resmi Twitter BMKG Maluku, @InfoBMKGMaluku.

Gempa terbaru terjadi10.02 WIT dengan kekuatan 3.9 SR.

Gempa dirasakan di Taniwel II-III MMI.

Berlokasi di 32 km Timur Ambon, 32 km Baratdaya Saparua-Maluku Tengah, Kedalaman:10 km

Lalu pada pukul 09.52 WIT terjadi gempa dengan kekuatan 3.7 SR.

Berlokasi di 20 km selatan Kairatu, Sram Bagian Barat, 30 km timur laut Ambon.

Gempa berkedalaman 10 km.

Sebelumnya gempa juga terjadi pada pukul 09.39 WIT dengan kekuatan 5.6 SR.

Gempa dirasakan di Ambon dengan skala III MMI.

Gempa Terasa di 3 Daerah

Gempa dirasakan di tiga daerah terjadi pada pukul 08.46 WIT.

Gempa berkekuatan 6.8 SR berlokasi di 9 km tenggara Kairatu, Seram Bagian Barat, 32 km barat laut Spaarua, Maluku Tengah.

Pusat kedalaman gempa berjarak 10 km.

Gempa dirasakan di Kairatu, Ambon skala V MMI, Banda II MMI.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Amankan Seorang Pria yang Teriak Tsunami Saat Gempa Ambon"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved