Breaking News:

Emas Ilegal

Kapolres Aceh Selatan akan Tindak Tegas Pengolahan Emas Menggunakan Zat Berbahaya

Saat ini tersangka pria bernisial IS (46) dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Aceh Selatan.

SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST didampingi Kasatreskrim, Iptu Zeska Julian Taruna W SIK memperlihatkan bahan kimia berbahaya yang berhasil disita dari pelaku, Senin (30/9/2019). 

Saat ini tersangka pria bernisial IS (46) dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Aceh Selatan.

Kapolres Aceh Selatan akan Tindak Tegas Pengolahan

Emas Menggunakan Zat Berbahaya

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST, berjanji akan menindak tegas siapa saja yang melakukan pengolahan emas menggunakan zat kimia berbahaya.

Kapolres Aceh Selatan menegaskan hal ini saat konferensi pers di Mapolres Aceh Selatan, Senin (30/9/2019). 

Konferensi pers ini terkait penangkapan penambang emas ilegal yang menggunakan bahan kimia berbahaya di Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, Jumat (20/9/2019).

Saat ini tersangka pria bernisial IS (46) dan sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Aceh Selatan.

"Jangan ada lagi Masyarakat yang melakukan pengolahan emas menggunakan zat-zat berbahaya. Kita akan usut kasus penggunaan zat-zat berbahaya ini sampai pada pemasoknya," kata Kapolres Aceh Selatan didampingi Kasat Reskrim, Iptu Zeska Julian Taruna W SIK. 

Baca: Kini Lintasan Gunung Singgah Mata Sudah Beraspal dan Bebas dari Lubang

Baca: VIDEO VIRAL - Massa Kocar Kacir Saat Honda Jazz Tabrak Rombongan Marching Band

Baca: Massa Gunakan Batu, Polisi Andalkan Gas Air Mata, Pelajar Masih Bertahan di Jalan Tentara Pelajar

Seperti diketahui, sejak mulai digarap tambang emas tradisional tanpa izin oleh masyarakat Aceh Selatan, lokasi tambang emas tradisional yang tersebar di beberapa kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan ini ternyata sudah banyak menelan korban jiwa.

Halaman
123
Penulis: Taufik Zass
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved