Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Utara

Polisi Beberkan Kronologis Petani Aceh Utara Tewas Kesetrum Listrik

“Korban bekerja di rumah saudaranya mulai paginya. Diduga korban lupa memastikan arus listrik,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Evakuasi korban, Zainal Abidin (58) yang diduga kesetrum listrik di Desa Matang Bayu Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Senin (30/9/2019). 

“Korban bekerja di rumah saudaranya mulai paginya. Diduga korban lupa memastikan arus listrik,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Heri kepada Serambinews.com.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON –  Penyebab Zainal Abidin (58), petani asal Desa Alue Ie Tarek, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara ditemukan tewas saat memasang instalasi listrik di rumah saudaranya, Zulkifli di Desa Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Senin (30/9/2019) diduga karena tidak mematikan arus listrik.

Korban bekerja bersama temannya, Abdul Khalik (31), pemuda asal Desa Paya Dua Ujoeng, Kecamatan  Seunuddon Aceh Utara.

Namun, Khalik memasang instalasi di bagian depan.

Baca: Serahkan SK Kenaikan Pangkat kepada 786 ASN, Plt Gubernur: Pemerintah Melayani, Bukan Dilayani

Diberitakan sebelumnya,  Zainal Abidin ditemukan tewas di rumah saudaranya di Desa Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Senin (30/9/2019) sekira pukul 12.10 WIB.

Diduga kuat, korban tewas karena kesetrum listrik.

Karena pada pemilik rumah tersebut menemukan korban, dalam posisi terlentang di tanah dengan kabel listrik yang diperbaikinya masih berada di luar pipa.

Baca: Satpol PP Abdya Gerebek Janda Satu Anak Wik-Wik dengan Berondong di Hotel Blangpidie

“Korban bekerja di rumah saudaranya mulai paginya. Diduga korban lupa memastikan arus listrik,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Heri kepada Serambinews.com.

Setelah ditemukan dalam kondisi telentang, pemilik rumah meminta pertolongan kepada warga yang berada di gudang sawit untuk menghubungi ambulans.

“Keterangan saksi, brecker meteran listrik tidak dimatikan serta korban juga mengindap penyakit sesak nafas,” ujar Kapolsek Baktiya Barat. (*)

Baca: Kawal Demo, Kapolres Ikut Jalan Kaki Bersama Pengunjuk Rasa, Polwan Bagi Buah Jeruk untuk Mahasiswa

 
     

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved