Selasa, 5 Mei 2026

Kunjungan Kerja

Wali Nanggroe Kunker ke Pidie Jaya, Tinjau Krueng Meureudu hingga Lahan Pertanian

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pidie Jaya, Senin

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
TINJAU LAHAN - Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar, berbincang dengan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, saat meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir di Pidie Jaya, Senin (4/5/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haytar, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pidie Jaya, Senin (4/5/2026).

Kunjungan Paduka Yang Mulia (PYM) tersebut disambut Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, bersama unsur Forkopimda dan kepala SKPK di lingkungan pemerintah kabupaten setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Selasa (5/5/2026), Wali Nanggroe mengunjungi Gampong Dayah Usen. Ia juga meninjau kondisi Krueng Meureudu serta lahan pertanian masyarakat di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan lembaga adat dalam memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal, khususnya sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi masyarakat.

Diketahui, Krueng Meureudu sebelumnya menyebabkan kerusakan signifikan bagi warga. Luapan lumpur menggenangi rumah, sarana ibadah, fasilitas pendidikan, hingga lahan pertanian akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.

Hingga kini, material lumpur di sejumlah lokasi dilaporkan belum sepenuhnya dibersihkan.

“Kunjungan Wali Nanggroe ke zona bencana menjadi dorongan strategis untuk memastikan kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Sibral Malasyi.

Menurutnya, kehadiran Wali Nanggroe bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi langkah konkret untuk memperkuat sinergi dalam mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Pemerintah akan terus fokus pada penguatan sektor pertanian melalui dukungan nyata di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Malik Mahmud Al Haytar menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat serta keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya daerah.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat lahirnya program-program pembangunan yang berdampak nyata.

“Harapan kami, sinergi ini melahirkan langkah besar bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved