Disperindag Aceh Evaluasi Kegiatan Dana Alokasi Khusus  

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh melalui Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Senin (30/9/2019), mengadakan Focus Group

Disperindag Aceh Evaluasi Kegiatan Dana Alokasi Khusus   
FOTO KIRIMAN ABDUSSALAM
Peserta FGD membahas evaluasi dan monitoring DAK bidang pasar foto bersama seusai acara di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (30/9/2019). 

BANDA ACEH - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh melalui Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Senin (30/9/2019), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) membahas evaluasi dan monitoring dana alokasi khusus (DAK) bidang pasar. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, tersebut dibuka Kadisperindag Aceh, Drs Muhammad Raudhi MSi.

Dalam sambutannya, Raudhi, antara lain mengatakan, DAK bidang pasar bagian menu kegiatan pembangunan/revitalisasi pasar diarahkan untuk membantu Pemerintah Aceh meningkatkan ketersediaan parasarana dan sarana bidang pasar untuk menunjang kelancaran distribusi dan menjaga kestabilan harga.

Untuk melihat perkembangan pembangunan sarana perdagangan dan sejauh mana pemanfaatan sarana perdagangan dimaksud, tambah Raudhi, diperlukan kegiatan monitoring dan evaluasi yang komprehensif dengan mencakup beberapa aspek seperti perencanaan, teknis, dan aspek pengelolaan seperti yang berlangsung hari ini (kemarin-red).

Adapun tujuan dari semua proses itu, tambah Muhammad Raudhi, adalah mendukung pencapaian program Nawacita untuk membangun atau merevitalisasi 5.000 pasar dan target pembangunan serta penyediaan sarana/prasarana perdagangan. “Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah agar tersedianya laporan dan komunikasi/gambaran yang diharapkan dapat memberi masukan terhadap arah kebijakan dana program Kementerian Perdagangan di masa mendatang,” pungkas Kadisperindag Aceh, Drs Muhammad Raudhi MSi.

Ketua Panitia, Abdussalam SSos MSi, dalam laporannya menyebutkan, peserta pertemuan itu berasal dari dinas yang membidangi perdagangan di 23 kabupaten/kota se-Aceh, di mana masing-masing daerah diwakili 2 orang, sehingga total peserta sebanyak 46 orang. Adapun narasumber yang diundang, menurut Abdussalam, semuanya berasal dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Mereka adalah Bayu Wicaksono Putro (Kabag Kerja Sama dan

Bantuan Luar Negeri), Irfan Sugiyana (Kasubag Pelaporan), dan Samantha Gilang. “Kegiatan evaluasi dan monitoring ini dimaksudkan untuk memantau proses dan perkembangan pelaksanaan aktivitas DAK bidang pasar tahun 2015-2019 (termasuk tugas pembantuan), mengidentifikasi masalah yang terjadi pada pelaksanaan kegiatan, serta mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan pelaksanaan program,” demikian Abdussalam SSos MSi, yang juga Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Aceh. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved