Lion Air Kembali Layani Jamaah Umrah, Terbang Mulai 10 Oktober dari Bandara SIM

Lion Air Group kembali melayani penerbangan umrah 1441 Hijriah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda

Lion Air Kembali Layani Jamaah Umrah, Terbang Mulai 10 Oktober dari Bandara SIM
Foto/Lion Air
Pesawat Lion Air 

BANDA ACEH - Lion Air Group kembali melayani penerbangan umrah 1441 Hijriah dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar ke Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, mulai 10 Oktober 2019. Untuk membawa jamaah umrah ke Tanah Suci, Lion Air mengoperasikan pesawat berbadan lebar Airbus 330-300 atau Airbus 330-900NEO.

Hal itu disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro kepada Serambi, Senin (30/9). Ia mengatakan, penerbangan umrah dari Aceh ke Madinah akan dimulai 10 Oktober, 17 Oktober, 14 November, dan 12 Desember 2019. Selanjutnya 23 Januari, 27 Februari, dan 26 Maret 2020.

"Pelaksanaan umrah tahun ini sebagai bentuk kesungguhan Lion Air dalam mengakomodir dan memfasilitasi kebutuhan perjalanan ibadah. Lion Air berharap senantiasa mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah," katanya.

Ia menambahkan, dalam operasional setiap penerbangan, Lion Air selalu patuh dan menerapkan budaya keselamatan (safety culture). Keseriusan inilah yang menegaskan Lion Air mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first). Selain dari Aceh, Dana menyebutkan ada 11 kota lainnya yang melayani penerbangan umrah ke Madinah.

Dikatakan, Lion Air mengoperasikan tiga Airbus 330-300 (440 kursi) dan dua Airbus 330-900NEO (433 kursi). Rata-rata pesawat berusia muda. Seluruh pesawat telah menjalani perawatan intensif, dalam kondisi terbaik dan laik terbang (airworthy for flight). "Penerbangan umrah 2019 ditandai pengoperasian Airbus 330-900NEO, sebagai pesawat terbaru berbadan lebar (wide body) dan operator pertama di Asia Pasifik yang menggunakan armada ini," kata Danang.

Pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna memperkuat pengembangan bisnis penerbangan jarak jauh (long haul) yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 perjalanan tanpa henti (nonstop).

Layanan umrah 2019, pihaknya menargetkan tingkat kinerja ketepatan waktu (on time performance/ OTP) lebih dari 85 persen. Keseriusan itu seiring bentuk memberikan layanan terbaik kepada jamaah umrah berdasarkan sistem terstruktur dan komprehensif antara perawatan pesawat, operasional di bandar udara serta keputusan cepat dan tepat guna meminimalisir dampak keterlambatan penerbangan.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved