Breaking News:

Sampah

Tim Gabungan Pungut 600 Kilogram Sampah di Pantai Pulau Rukui

Dalam kegiatan ini masing-masing peserta dibekali satu kantungan plastik berukuran besar. Setelah seharian menyisir areal pantai, volume sampah yang

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dok DLH
Tumpukam kantung plastik berisi sampah dikumpulkan tim kebersihan di sisi pantai Pulau Rukui, Kecamatan Bandamulia, Aceh Tamiang, Sabtu (5/10/2019). Sebanyak 600 kilogram sampah berhasil diangkut dari areal pantai. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Tim kebersihan Dinas Lingkungan Hidup mengumpulkan sampah 600 kilogram ketika menyisir pantai Pulau Rukui, Aceh Tamiang, Sabtu (5/10/2019).

Tim yang diinisasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang ini membersihkan areal pantai dengan melibatkan sekira 150 orang terdiri atas anggota Kelompok Sadar Wisata, duta lingkungan sekolah, masyarakat yang tinggal di sekitar pantai serta pegawai DLH.

"Kegiatan ini dalam rangka menyambut hari lingkungan hidup sedunia," kata Kadis Lingkungan Hidup Aceh Tamiang, Sayed Mahdi, Sabtu (5/10/2019).

Baca: Peringati HUT TNI di Nagan Raya, Dandim Sampaikan Amanat Panglima TNI

Baca: Petani Abdya Serbu Pupuk Bersubsidi yang Disalurkan PT Pertani di Kios Pengecer

Baca: Persidi Idi Juara Liga 3 PSSI Regional Aceh, Besok PSBL Langsa dan Pereulak Raya Berebut Runner Up

Dalam kegiatan ini masing-masing peserta dibekali satu kantungan plastik berukuran besar. Setelah seharian menyisir areal pantai, volume sampah yang dikumpulkan terbilang besar, yakni mencapai 600 kilogram.

"Sampah didominasi jenis anorganik atau sejenis plastik," lanjutnya.

Dia menjelaskan kegiatan ini mengusung misi menggugah kesadaran warga dalam mengelola sampah, terlebih di tempat wisata. Saat ini kecenderungan volume sampah terus meningkat, akibat rendahnya kepedulian warga terhadap lingkungan.

Camat Bandamulia Muhammad Farij menambahkan kegiatan membersihkan sampah di pantai Pulau Rukui sangat bernilai kebaikan dan dia berharap dijadikan agenda rutin. Keterlibatan elemen masyarakat juga dinilainya positif karena akan menumbuhkan semangat cinta lingkungan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved