Berita Aceh Tamiang
Datok Penghulu Harus Mampu Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintahan
Sebagai aparatur pemerintahan di level yang paling berbaur dengan masyarakat, datok penghulu harus peka dengan perkembangan di kampung.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
Sebagai aparatur pemerintahan di level yang paling berbaur dengan masyarakat, datok penghulu harus peka dengan perkembangan di kampung.
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sebanyak 50 datok penghulu (kepala desa) yang baru dilantik Bupati Aceh Tamiang H Mursil memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
Sebagai aparatur pemerintahan di level yang paling berbaur dengan masyarakat, datok penghulu harus peka dengan perkembangan di kampung.
"Saya ingatkan kembali penekan pimpinan daerah tentang isu krusial yang terjadi di tingkat kampung mengenai mekanisme dan tanggung jawab dalam mengelola dana desa," kata Camat Kejuruanmuda Rusni Devi saat memimpin serah terima jabatan tiga datok penghulu, Senin (7/10/2019).
Baca: Tiga Gampong belum Cairkan Dana Desa Tahap Pertama, Ini Penyebabnya
Baca: Segini Harta Kekayaan Bupati Lampung Utara yang Terjaring OTT KPK, Mundur dari Partai Nasdem
Baca: Disdagkop Pidie Jaya Latih 10 Tenaga Bordir Khas PIjay, Ini Target Usahanya
"Kenapa hal ini menjadi sesuatu yang genting, karena hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap para penyelenggara pemerintahan. Dan inilah yang sesungguhnya menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan," lanjut Devi.
Dalam kesempatan itu dia mengingatkan pentingnya mengambil kebijakan yang berdampak luas dengan berlandaskan legalitas dan bersandarkan legitimasi.
"Kembalikan lagi rasa kepercayaan masyarakat. Make Clarity. Buatlah segalanya menjadi jelas," ucap Devi.
Tingkat kepercayaan ini disebut dia hanya bisa didapat dengan transparansi dan akuntabilitas.
Bila ini mampu dijalankan datok penghulu maka kejelasan tentang baiknya pengelolaan pemerintahan bukan lagi bersumber dari para subjek penyelenggara melainkan dari objek yang menerima dampak dari penyelenggaraan.
Sertijab ini sendiri meliputi tiga datok penghulu, yakni Datok Penghulu Tanjunggenteng dari Erdianto kepada Mahyuli, Datok Penghulu Sukamakmur dari Listomi kepada Muhammad Darma dan Datok Penghulu Alurselebu dari Deddy Haryanto kepada M Azman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/datok-penghulu-dilantik.jpg)