Warga Aceh di Wamena

Enam Lagi Warga Aceh Tinggalkan Jayapura

Kondisi keamanan di Wamena, maupun di Jayapura, Provinsi Papua, berangsur-angsur membaik.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com/Yayan Dinsos Aceh
Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM (tengah) bersama anggota tim utusan Pemerintah Aceh ke Wamena, berpose di posko pengungsian warga asal Aceh di Jayapura, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kondisi keamanan di Wamena, maupun di Jayapura, Provinsi Papua, berangsur-angsur membaik.

Namun, karena alasan ingin bertemu dan bersatu dengan keluarga, enam warga Aceh yang sudah meninggalkan Kota Wamena dan mengungsi ke Jayapura, meninggalkan ibu kota Papua itu pada Senin, (7/10/2019).

Informasi tersebut diperoleh Serambinews.com di Banda Aceh dari Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM yang baru pulang dari Papua, Senin petang.

Menurut Alhudri, ada enam orang yang terdiri atas dua keluarga asal Aceh yang meminta dipulangkan dari Jayapura.

Mereka adalah istri dan dua anak dari Rudi Sunardi (29), pria asal Aceh Utara yang berprofesi sopir angkutan umum di Wamena.

Istri Rudi bernama Nuryanti dan dua anak mereka bernama Fadlan Ramadhan dan Aisyah Aila Varisyah.

Rudi minta difasilitasi oleh Tim Pemerintah Aceh untuk memulangkan istri dan dua anaknya ke Makassar, karena istrinya orang Makassar, Sulawesi Selatan.

"Hanya istri dan anak-anaknya yang kita terbangkan dari Jayapura ke Makassar, sedangkan Rudi kembali ke Wamena, lanjut bekerja," kata Alhudri.

Keluarga lainnya asal Aceh yang minta ke luar dari Jayapura adalah Jecky A alias Jack (42), asal Kota Langsa yang berjualan baju di Wamena.

Jecky kembali ke Aceh bersama istri (Rosnawati, 42 tahun) dan anak gadisnya, Cut Wahyuni Aceh Putri (16) yang kini duduk di kelas II SMAN 1 Wamena.

"Mereka memilih akan menetap di kampung halamannya, Kota Langsa, dan anaknya akan pindah sekolah ke sana. Surat pindahnya pun sudah diurus," kata Alhudri.

Jecky sekeluarga, kata Alhudri, meninggalkan Jayapura pada hari Senin, 7 Oktober 2019 dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta. Pada hari yang sama mereka melanjutkan penerbangan ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Baca: Polda Papua Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan Wamena, Tiga Orang Masih DPO Punya Peran Penting

Baca: BERITA POPULER - Janda Kembang Dikencani Berondong, Hingga Kisah dr Fahri Terjebak Konflik di Wamena

Baca:  ACT Kembali Fasilitasi Keinginan Ratusan Pengungsi Wamena untuk Bertemu Keluarga

Baca: Panglima TNI Sebut Kondisi Wamena Mulai Kondusif, Netizen Justru Beri Pengakuan Berbeda

"Dari Kualanamu, Jecky sekeluarga akan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat ke Langsa," kata Alhudri.

Dengan pulangnya istri dan dua anak Rudi Sunardi ke Makassar serta kembalinya Jecky plus istri dan anaknya ke Aceh, maka tak ada lagi warga Aceh penduduk Wamena yang mengungsi di Jayapura.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved