Dessef Club Bantai Putra Rantau

Tuan rumah Dessef FC membantai Putra Rantau Banda Aceh empat gol tanpa balas, dalam lanjutan babak penyisihan Turnamen

Dessef Club Bantai Putra Rantau
DOK PANITIA
Pemain Dessef Club melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Putra Rantau dalam lanjutan Turnamen Sepak Bola HUT Ke-24 Dessef Club, di Lapangan Blang Krie, Desa Seuneubok, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Senin (7/10/2019) sore. 

KOTA JANTHO - Tuan rumah Dessef FC membantai Putra Rantau Banda Aceh empat gol tanpa balas, dalam lanjutan babak penyisihan Turnamen Sepak Bola HUT Ke-24 Desa Seuneubok Football (Dessef) Club Tahun 2019. Kemenangan yang diperoleh dalam tarung yang dipentaskan di Lapangan Blang Krie, Desa Seuneubok, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, kemarin.

Tanda-tanda kemenangan tuan rumah sudah mulai terlihat di menit-menit awal. Buktiya, saat pertandingan yang dipimpin wasit Ramadhana baru berjalan delapan menit, Dessef sudah unggul 1-0 melalui tendangan Maulana. Tertinggal melalui gol cepat membuat punggawa Banda Aceh seperti Mahfud, Maris, dan Samsuar tersentak. Karena itu, mereka langsung berusaha menyusun serangan untuk menyamakan kedudukan.

Alih-alih mencetak gol balasan, awak Putra Rantau malah kembali kebobolan. Hentakan keras Fazlon pada menit 26 memaksa kiper Banda Aceh, Maskur, memungut bola dari jaringnya untuk kedua kali. Unggul 2-0, anak-anak Seuneubok yang didukung ratusan pendukung setianya makin beringas. Mereka terus menggempur pertahanan lawan. Akibatnya, pemain bawah Putra Rantau harus jatuh bangun menjaga agar si kulit bundar tak mendekat ke gawang mereka.

Tujuh menit berselang, pagar betis yang dipasang kubu Banda Aceh akhirnya bobol kembali. Lagi-lagi, Fazlon, menjadi momok menakutkan bagi Maskur. Kiper Putra Rantau itu gagal menahan laju bola yang dilesatkan Fazlon, sehingga bergetarlah gawang yang dikawalnya. Skor 3-0 untuk kemenangan Dessef Club bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, talenta muda tuan rumah semisal Amay, Jaiscoet, Riski, Kiko, Syukur, Martunis, dan Mulyadi, masih tetap memegang kendali permainan. Sebaliknya, andalan Putra Rantau seperti Syawal, Gardian, dan Fadil, hanya sesekali menekan kubu Dessef melalui serangan balik. Apiknya penampilan Acuk di bawah mistar gawang tuan rumah membuat tekanan skuadra Banda Aceh gagal berbuah gol.

Pada menit 79, giliran Kiko yang merobek jala Putra Rantau sekaligus mengubah kedudukan menjadi 4-0. Di waktu sisa, pemain Banda Aceh terus berusaha untuk memperkecil kekalahan. Tapi, lemahnya penyelesaian akhir dan kokohnya pertahanan Dessef Club membuat gol balasan yang dinanti skuat Putra Rantau tak juga tercipta. Sehingga tuan rumah menang empat gol tanpa balas dan lolos ke putaran kedua. Sore ini, Pormas Laweung (Pidie) akan bentrok dengan Capeung FC Seulimeum.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved