Selasa, 12 Mei 2026

Berita Olahraga

150 Atlet Wushu Bertarung di Pra PORA Aceh 2026, Pengprov Pertandingkan Semua Nomor

Sebanyak 150 atlet wushu dari 15 kabupaten/kota Aceh bertarung di Pra PORA Wushu 2026 yang digelar di GOR KONI Banda Aceh pada 11–14 Mei.

Tayang:
Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PRA PORA WUSHU - Dua atlet sedang bertarung pada Pra PORA Cabor Wushu di GOR KONI Aceh, Senin (11/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 150 atlet wushu dari 15 kabupaten/kota Aceh bertarung di Pra PORA Wushu 2026 yang digelar di GOR KONI Banda Aceh pada 11–14 Mei. 
  • Ajang ini mempertandingkan semua nomor Sanda dan Toulo, dengan juara medali emas otomatis lolos ke PORA XV Aceh Jaya. 
  • KONI Aceh menegaskan wushu menjadi cabang prioritas karena sebelumnya menyumbang medali emas di PON 2024 dan diharapkan kembali berprestasi di PON 2028.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 150 atlet wushu dari 15 pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) di Aceh ambil bagian dalam ajang prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2026. 

Pertandingan berlangsung di GOR KONI Aceh, Banda Aceh, mulai Senin (11/5/2026) hingga Kamis (14/5/2026).

Kompetisi ini menjadi penentu bagi atlet-atlet terbaik Aceh untuk lolos ke PORA XV yang akan digelar di Aceh Jaya.

Pembukaan Pra PORA secara resmi dilakukan oleh Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh, Bachtiar Hasan, MPd. 

Pada kesempatan itu, Bakhtiar Hasan menegaskan bahwa wushu merupakan cabang olahraga prioritas bagi KONI Aceh.

Hal ini mengingat wushu memberikan kontribusi dalam perolehan medali emas pada PON Aceh-Sumut 2024.

Baca juga: Pra PORA Basket 2026 Resmi Bergulir di GOR USK, Sempat Tertunda karena Bencana

“Kita harapkan cabang wushu terus meningkatkan prestasi agar dapat meraih medali pada PON NTB/NTT 2028,” ujarnya.

Nomor Pertandingan

Sementara itu, Ketua Pengprov Wushu Aceh, Kennedy Husen menjelaskan, bahwa pada Pra PORA kali ini, dipertandingkan seluruh nomor, baik Sanda maupun Toulo. 

Ia menegaskan, atlet yang berhasil meraih medali emas otomatis lolos ke PORA XV.

“Kita harapkan muncul atlet berbakat yang bisa kita godok untuk persiapan Pelatda Pra PON,” katanya.

Kennedy juga menyoroti beberapa daerah yang dinilai memiliki dominasi prestasi.

Seperti Banda Aceh, Pidie, Subulussalam, Bireuen, Aceh Tenggara, dan Aceh Selatan. Daerah-daerah tersebut dianggapnya memiliki tradisi kuat dalam pembinaan wushu dan berpotensi melahirkan atlet unggulan.

Pra PORA wushu kali ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga wadah pembinaan dan evaluasi bagi atlet muda Aceh. 

Baca juga: KONI Aceh Ambil Alih Pra PORA Bola Voli, Minta Pengcab Persiapkan Tim

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved