Berita Banda Aceh
Forkopimda Komit Bangun Smart City di Banda Aceh, Jadi Kota Pintar Islami Berinovatif dan Kompetitif
Kali ini Pemko Banda Aceh menggandeng dan mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk pengembangan smart city.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Kali ini Pemko Banda Aceh menggandeng dan mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk pengembangan smart city.
Forkopimda Komit Bangun Smart City di Banda Aceh, Jadi Kota Pintar Islami Berinovatif dan Kompetitif
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Banda Aceh sejak beberapa tahun terakhir berkomitmen membangun kotanya menjadi smart city.
Kali ini Pemko Banda Aceh menggandeng dan mengajak Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk pengembangan smart city.
Komitmen itu ditandatangani oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama unsur Forkopimda, SKPD, Perguruan Tinggi hingga sejumlah komunitas, Selasa (8/10/2019) di Aula Gedung Mawardy Nurdin (Balai Kota Banda Aceh).
Penandatanganan komitmen bersama ini dilakukan bersamaan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) smart city.
Bimtek ini sudah memasuki tahap keempat dimana memasuki tahap penandatanganan komitmen bersama.
“Dalam menyusun masterplan ini, tim pelaksana smart city tetap memperhatikan kearifan lokal dalam menyusun program-programnya dengan harapan seluruh program Smart City Kota Banda Aceh dapat diterima dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Wali Kota.
Baca: Perkara Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren An Segera Disidang di Mahkamah Syariah Lhokseumawe
Baca: Zufida Hanum, Perempuan Pertama yang Menjabat sebagai Ketua PN di Bireuen
Baca: Laboran SMKN 1 Banda Aceh, Arizuwanda Juara I Nasional, Mulai Hak Cipta Hingga Pengalaman Mengajar
Smart City Kota Banda Aceh akan dilakukan pendekatan melalui enam dimensi, yaitu smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environment.
Visi pengembangan Smart City di Kota Banda Aceh adalah Menjadi Kota Pintar Islami yang inovatif dan kompetitif.
Wali Kota kemudian menjelaskan, Kota Pintar yang Islami dapat diwujudkan melalui pemerintahan, pembangunan daerah, hingga kehidupan sosial yang bersih, transparan, hingga demokratis sesuai syariat Islam.
Inovatif, dapat membangun masyarakat yang tak kenal lelah dalam belajar dan berbagai ilmu termasuk teknologi untuk meningkatkan pengetahuan.
Sedangkan kompetitif dapat diwujudkan dengan cara membentuk masyarakat Kota Banda Aceh menjadi masyarakat yang cerdas yang berdaya saing tinggi dan memiliki ekosistem perkotaan yang maju.
Smart city merupakan wilayah kota yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari.
Tujuannya untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/smart-city-di-banda-aceh.jpg)