Sabtu, 9 Mei 2026

Fraksi di DPRA

NasDem Gagal Rangkul Partai Lain Bentuk Fraksi Gabungan

Komunikasi politik yang selama ini dibangun dengan partai pemilik satu kursi di DPRA sepertinya tak menghasilkan satu kesimpulan.

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil memberi sambutan pada acara rakerwil di Hotel Oasis Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28/9/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Upaya Partai NasDem Aceh membentuk fraksi gabungan di DPRA tampaknya tidak berhasil. 

Komunikasi politik yang selama ini dibangun dengan partai pemilik satu kursi di DPRA sepertinya tak menghasilkan satu kesimpulan. 

"Kemungkinan, bergabung dengan (fraksi) yang utuh," kata Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil menjawab Serambinews.com, Kamis (10/10/2019).

Baca: Pemkab Pidie Jaya Benahi Pantai Kuthang sebagai Objek Wisata Islami, Bangun Balai Hingga Lampu Taman

Baca: Memasuki Hari ke-4, Tim SAR belum Temukan Balita yang Tenggelam di Kuala Panga

Baca: Rafli dan Nasir Djamil Datangi Kementrian PUPR, Jembatan Gantung Samadua segera Dibangun kembali

Seperti diketahui, Partai NasDem yang hanya meraih dua kursi pada Pemilu, selama ini rajin membangun komunikasi dengan empat partai peraih satu kursi untuk membentuk satu fraksi gabungan.

Keempat partai itu yaitu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Hanura, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai SIRA.

Sebelumnya sudah ada fraksi gabungan yaitu Fraksi PKB-PDA yang pada pemilu lalu kedua partai ini sama-sama meraih tiga kursi.

Sebelumnya sejumlah partai sudah menyepakati bahwa untuk satu fraksi minimal beranggotakan enam orang.

Jika empat partai tadi bergabung dengan NasDem, otomatis partai itu bisa membentuk satu lagi fraksi gabungan karena mendapat enam kursi.

Tapi usaha itu tampaknya gagal tercapai, karena DPRA sudah memberi batas waktu pengajuan susunan fraksi masing-masing partai paling lambat 11 Oktober 2019.

“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa partai yang tidak bisa membentuk fraksi utuh, untuk sama-sama membentuk fraksi gabungan. Tetapi ada partai yang tetap ingin bergabung dengan salah satu fraksi utuh, sehingga tidak cukup satu anggota untuk membentuk satu lagi fraksi gabungan,” kata Zaini.

Saat ini, PKPI dan SIRA sudah bergabung dengan Fraksi Partai Aceh, Hanura bergabung dengan Fraksi Demokrat, dan PDIP bergabung dengan Fraksi PPP. 

Sementara partai lain yang meraih fraksi penuh juga sudah ada fraksi masing-masing. Tinggallah NasDem yang belum memiliki fraksi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved