Berita Aceh Selatan
Telan Korban, Pembangunan Jembatan Gantung di Samadua Diminta Jadi Prioritas
“Ya, masyarakat terpaksa harus menggunakan jembatan tersebut sebagai sarana penghubung, karena tidak ada sarana penghubung lainnya.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Nurul Hayati
“Ya, masyarakat terpaksa harus menggunakan jembatan tersebut sebagai sarana penghubung, karena tidak ada sarana penghubung lainnya. Ya, kita berharap ke depan Pemerintah bisa memprioritaskan pembangunan jembatan permanen di kemukiman Kemukiman Panton Luas ini,” harapnya.
Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Camat Samadua, Suhaimi Salihin SAg yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (10/10/2019) membenarkan bahwa, jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Subarang dan Gampong Madat di Kemukiman Panton Luas, Kecamatan Samadua sudah sangat uzur.
Namun, karena jembatan tersebut satu – satunya sarana penghubung antar dua gampong tersebut, membuat masyarakat terpaksa harus melewati jembatan itu.
“Ya, masyarakat terpaksa harus menggunakan jembatan tersebut sebagai sarana penghubung, karena tidak ada sarana penghubung lainnya. Ya, kita berharap ke depan Pemerintah bisa memprioritaskan pembangunan jembatan permanen di kemukiman Kemukiman Panton Luas ini,” harapnya.
Pantauan Serambinews.com, sesaat setelah kejadian, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf R Sulistiya Herlambang HB bersama Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Percepatan Pembangunan, Ir Nurman Daud MM, PPK 2.6 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Provinsi Aceh, Thaibur ST MT beserta Camat Samadua, Suhaimi Salihin SAg turun langsung ke lokasi kejadian.
Kepada Serambinews.com, PPK 2.6 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Provinsi Aceh, Thaibur ST MT mengaku, akan segera melaporkan kejadian itu ke Provinsi untuk segera ditindak lanjuti.
“Ya, akan segera kita laporkan. Menyangkut jembatan apa yang akan dibangun nanti kita tunggu petunjuk dari Provinsi,” jelasnya singkat.
Baca: Info Grafis Capaian 2 Tahun Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat
Seperti diberitakan, sebanyak lima warga Gampong Subarang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (10/10/2019) harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Yuliddin Away Tapaktuan, karena mengalami luka berat.
Kelima warga ini dilaporkan jatuh ke sungai, akibat tali besi jembatan Gantung yang menghubungkan dua Gampong yakni, Gampong Subarang dan Gampong Madat di Kemukiman Panton Luas, Kecamatan Samadua putus.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com di lokasi kejadian menyebutkan, insiden putusnya tali besi jembatan Gantung tersebut, terjadi sekira pukul 08.00 WIB.
Saat para orangtua sedang mengantarkan anak – anaknya ke sekolah.
"Ada lima orang yang jatuh, akibat putusnya tali jembatan gantung ini, yaitu Saridayani, Ailawati, Ermalina, Helsativa (5), Fakhrulrazi (5). Namun satu diantaranya yakni, Ermalina mengalami patah kaki," kata Keuchik Subarang, Dedy Hermanda saat ditanyai Serambinews.com, Kamis (10/10/2019).
Diungkapkannya, tiga dari lima korban jembatan putus tersebut, saat ini di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Yulidin Away Tapaktuan.
Sedangkan dua orang lagi yang merupakan anak TK, mengalami luka lecet dan masih trauma akibat kejadian itu.
Baca: Baitul Mal Aceh Singkil Salurkan Dana ZIS Rp 1,2 Miliar Lebih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatttannn.jpg)