Rabu, 13 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Warga Lhokseumawe, Tukar Uang Lusuh Anda Lewat Mobil Keliling BI, Ini Lokasinya

"Setiap pekan kita operasikan mobil keliling minimal dua kali, dengan tujuan lokasi-lokasi yang banyak terjadinya transaksi uang, seperti pasar

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
ILUSTRASI - Masyarakat sedang menukarkan uang baru di mobil operasional Bank Indonesia yang ada di simpang Neusu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (2/10/2019). 

"Setiap pekan kita operasikan mobil keliling minimal dua kali, dengan tujuan lokasi-lokasi yang banyak terjadinya transaksi uang, seperti pasar dan lainnya," ujar Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Yufrizal.

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, kini dilaporkan terus berupaya menarik uang tak layak edar atau lusuh yang ada pada masyarakat.

Kegiatan penarikan uang lusuh atau tak layak edar, lalu digantikan dengan uang baru.

Hal ini dilakukan BI Lhokseumawe dengan cara mengoperasikan kas keliling.

"Setiap pekan kita operasikan mobil keliling minimal dua kali, dengan tujuan lokasi-lokasi yang banyak terjadinya transaksi uang, seperti pasar dan lainnya," ujar Kepala Perwakilan BI Lhokseumawe Yufrizal, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya,, selain mempercepat penarikan uang lusuh dengan mengoperasikan mobil keliling, tentunya juga perlu adanya kesadaran masyarakat dalam memperlakukan uang.

Seperti jangan diremas, jangan dibasahi, jangan dilipat, jangan dicoret, dan jangan distapler.

Baca: Bos Sabu Bersama Anak dan Menantunya Jalani Sidang Pamungkas, Kasus 70 Kg Sabu dan 3 Kg Ekstasi

Sedangkan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hal ini, pihaknya juga telah bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

untuk mengedukasi masyarakat, tentang cara merawat uang agar tidak mudah lusuh.

Ditambahkan Yufrizal, kegiatan penarikan uang lusuh di masyarakat melalui kas keliling Bank Indonesia, pastinya akan lebih intens hingga akhir tahun 2019 ini.

"Diharapkan masyarakat dapat mengunakan kesempatan ini, untuk menukar tak uang yang tidak layak edar lagi dengan uang baru," demikian Yufrizal. (*)

Baca: Puskesmas Peudada Kembali Diakreditasi , Ini Sasarannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved