Berita Aceh Utara

Anggota DPRK dan DPRA Tak Diizinkan Masuk Pertemuan, Akhirnya Pemuda Dewantara Lakukan Hal Ini

Disebutkan, pihaknya menghadirkan anggota DPRK dan DPRA agar dapat mendengar pertemuan tersebut untuk mengetahui keluhan masyarakat.

Anggota DPRK dan DPRA Tak Diizinkan Masuk Pertemuan, Akhirnya Pemuda Dewantara Lakukan Hal Ini
For Serambinews.com
Perwakilan Forum Pemuda Dewantara bernego dengan perwakilan PIM untuk dapat masuk dalam pertemuan tersebut. 

Disebutkan, pihaknya menghadirkan anggota DPRK dan DPRA agar dapat mendengar pertemuan tersebut untuk mengetahui keluhan masyarakat.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Pertemuan Forum Pemuda Dewantara (Forpemda) Aceh Utara dengan Direksi  PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) yang direncanakan pada Kamis (10/11/2019), untuk membahas soal tuntutan dalam aksi demo tapi gagal.

Karena pihak PIM tidak mengizinkan dua anggota DPRK Aceh Utara dari Dewantara Anwar Sanusi dan Sofyan Hanafiah dan satu anggota DPRA dari daerah pemilihan (dapil) lima yaitu Aceh Utara dan Lhokseumawe, Muslim Syamsuddin, ikut dalam audiensi tersebut.

Sehingga pihak Forpemda membatalkan pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut disepakati diadakan ketika seratusan warga Kecamatan Dewantara berdemo ke pintu gerbang PT PIM pada Senin (7/10/2019).

Cerita Korban Kebakaran Sinabang, Sempat Salah Arah Saat Lari Menyelamatkan Diri

Remaja Aceh Timur Ditangkap Diduga Larikan Mobil Brio Temannya, Ini Modus Operandinya

Seorang Pemuda Lapang Aceh Utara Diringkus Polisi, Ini Kasusnya

Karena salah satu tuntutan dari pendemo adalah dipertemukan dengan direksi PIM.

“Kami sudah hadir ke lokasi bersama lima perwakilan warga ke lokasi yang ditentukan PIM di ruang Kupula.

Namun, ketika kami hendak masuk ke dalam ruangan bersama tiga anggota dewan, tapi tidak dibenarkan untuk masuk,” ujar Sekretaris Forpemda T Rahmat Akbar kepada Serambinews.com, Sabtu (12/10/2019).

Disebutkan, pihaknya menghadirkan anggota DPRK dan DPRA agar dapat mendengar pertemuan tersebut untuk mengetahui keluhan masyarakat.

”Kami minta agar dewan nantinya bisa mengetahui apakah tuntutan masyarakat tersebut bisa dipenuhi atau tidak,” ujar Rahmat.

Karena itu, pihaknya akan demo lagi PIM dengan jumlah massa yang lebih banyak.(*)  

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved