Berita Abdya

20 Mayam Emas Melayang, Korban Perampasan di Abdya Ternyata Mertua Camat Kuala Batee

“Benar. Gelang emas berat 20 mayam berhasil ditarik paksa pelaku dari tangan ibu di ruang keluarga. Saat peristiwa terjadi, kondisi kesehatan ibu

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Tangan kiri Nuraini (70), warga Desa Krueng Pantoe, Kuala Batee, Abdya, mengalami luka lecet akibat gelang emas perhiasan seberat 20 mayam ditarik paksa oleh pelaku perampasan yang belum teridentifikasi, Rabu (16/10/2019). 

“Benar. Gelang emas berat 20 mayam berhasil ditarik paksa pelaku dari tangan ibu di ruang keluarga. Saat peristiwa terjadi, kondisi kesehatan ibu kurang sehat,” kata Camat Kuala Batee, Khairuman, dihubungi Serambinews.com, Kamis (17/10/2019).

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE- Hj Nuraini (70), Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Desa Krueng Pantoe, Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), korban perampasan emas perhiasan gelang terjadi di siang bolong, Rabu, (19/10/2019), ternyata ibu mertua dari Camat setempat.  

“Benar. Gelang emas berat 20 mayam berhasil ditarik paksa pelaku dari tangan ibu di ruang keluarga. Saat peristiwa terjadi, kondisi kesehatan ibu kurang sehat,” kata Camat Kuala Batee, Khairuman, dihubungi Serambinews.com, Kamis (17/10/2019).

Pelaku yang masuk ke ruang tamu adalah seorang laki-laki paruh baya.

Ia masuk dalam kedaan helm pengaman belum dilepas dari kepala.

Sepeda motor (sepmor) pelaku diparkir  di perkarangan rumah.

Diperkirakan sejenis merek Honda Supra.

Sambut Aceh Roverway di Singkil, Anggota Pramuka Gotong Royong Bersihkan Lokasi Acara

Peristiwa tersebut, menurut Khairuman sudah dilaporkan kepada Polsek Kuala Batee.

Diharapkan, peristiwa perampasan emas tersebut  bisa segera terungkap.

Sementara Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK dihubungi Serambinews.com, Kamis tadi menjelaskan, masih berupaya melacak pelaku perampasan emas milik IRT di Desa Krueng Pantoe, Kuala Batee yang terjadi Rabu siang, kemarin.

Saksi sedang diminta keterangan di Polsek Kuala Batee.

Diharapkan,  keterangan saksi bisa menjadi petunjuk awal untuk mengungkapkan kasus tersebut.

Kapolres Abdya mengimbau kepada semua warga, agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang-orang baru atau pendatang yang belum  kenal.

Warga agar jangan mudah percaya.

“Segera laporkan kepada aparat kepolisian setempat, bila menjumpai hal-hal yang mencurigakan,” kata AKBP Moh Basori SIK.       

Kisah Nico Po, Miliader Baru di Indonesia yang Miliki Kekayaan Bersih Rp 50,81 Triliun

Seperti diberitakan, salah seorang IRT, warga Desa Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, menjadi korban perampasan gelang emas perhiasan di rumah, Rabu (16/10/2019) siang.

Keterangan diperoleh, korban bernama Hj Nuraini (70), mengalami kerugian emas seberat 20 mayam.

Setelah pelaku tidak dikenal berhasil merampas gelang emas dari tangan kiri korban.

Pelaku yang masuk ke dalam ruangan tamu, berhasil kabur bersama emas hasil rampasan.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Kapolsek Kuala Batee, Ipda Ramlan, membenarkan peristiwa tersebut.

Keterangan diperoleh bahwa, korban Hj Nuraini dan suaminya HM Nur (75), sedang duduk di ruangan keluarga rumahnya, Rabu,  sekira pukul 11.05 WIB.      

Tiba-tiba masuk pelaku laki-laki mengunakan helm pengaman, memakai baju putih dan celana hitam.

Tamu tidak dikenal itu beralasan, meminta daun belimbing untuk dijadikan obat.

Pelaku meminta bantuan M Nur (suami korban) untuk mengambil daun belimbing pada batang pohon di belakang rumah korban.

Suasana rumah korban saat itu dalam keadaan sepi.

Dalam rumah hanya ada Nuraini dan M Nur.

Alat Kelengkapan DPRK Subulussalam Akhirnya Terbentuk, Ini Komposisinya

Ketika suami korban mengambil daun belimbing di belakang rumah, pelaku langsung merampas  gelang emas perhiasan yang dipakai pada tangan sebelah kiri korban.

Sukses merampas gelas emas dengan menarik secara paksa, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang menjerit.

Pelaku diperkirakan lari dengan sepeda motor yang memang diparkir di halaman rumah korban.

Tangan kiri korban mengalami luka lecet, akibat gelang emas ditarik paksa oleh pelaku.

Setelah mengambil daun belimbing yang diminta palaku, M Nur mendapati istrinya, Nuraini dalam keadaan menangis.

M Nur segera meminta bantuan warga sekitar. 

Rumah korban yang terletak di pinggir Jalan Nasional (jalan raya) Blangpidie-Meulaboh itu, dalam waktu singkat dipadati kerumunan warga.

Peristiwa perampasan gelang emas perhiasan milik salah seorang IRT, sempat menyetakkan warga Kuala Batee.

Selain terjadi pada siang bolong, dan rumah korban sebenarnya berada pada lintasan Jalan Raya atau kawasan Simpang Tiga menuju Puskesmas Kuala Batee (Blang Makmur).

Lintasan ini tergolong sibuk, karena dilintasi semua jenis kendaraan. (*)   

Najwa Shihab Tanya Terkait Meme Beli 01 Gratis 02, soal Jokowi-Prabowo, Begini Tanggapan Jusuf Kalla

  

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved