Berita Banda Aceh

REALISTIG VII Resmi Dibuka, Ajang Prestisius Pelajar Aceh untuk Gali Potensi dan Bangun Karakter

Ajang ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST, DEA, mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam seremoni pembukaan yang ber

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PEMBUKAAN REALISTIG VII - Kepada Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST DEA menabuh drum (genderang) saat meresmikan pembukaan event REALISTIG Ke-7 di SMAN 3 Banda Aceh, Sabtu (30/8/2025), diikuti dengan penabuhan rapai oleh sejumlah pejabat yang hadir. 

Ajang ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST, DEA, mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam seremoni pembukaan yang berlangsung meriah di halaman sekolah itu, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - SMA Negeri 3 Banda Aceh kembali menggelar kegiatan tahunan paling dinanti, REALISTIG (Religi, Art, Linguistic, Science, and Athletic Generation), yang memasuki tahun ke-7 pelaksanaannya.

Ajang ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST, DEA, mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam seremoni pembukaan yang berlangsung meriah di halaman sekolah itu, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ia memberikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar SMA Negeri 3 Banda Aceh, terutama OSIS dan panitia pelaksana, atas dedikasi dan semangat mereka dalam menyelenggarakan kembali kegiatan yang menjadi wadah penting bagi pengembangan bakat pelajar di berbagai bidang.

“REALISTIG bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ruang inspirasi yang memadukan nilai religius, seni, bahasa, ilmu pengetahuan, dan olahraga.

Kegiatan ini menjadi cerminan ideal dari generasi muda Aceh yang kita dambakan: cerdas intelektual, tangguh spiritual, sehat jasmani, dan kaya kreativitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini disebut Gubernur Aceh sebagai bentuk konkret dari upaya Aceh membentuk generasi yang berkarakter, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global.

Baca juga: RSJ Aceh Produksi Film Noeh, Rafly Kande Izinkan Lagunya Jadi Soundtrack Tanpa Minta Royalti

REALISTIG dianggap penting karena tidak hanya melatih kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan keterampilan soft skill seperti kerja sama, berpikir kritis, dan komunikasi yang efektif.

“Pelajar Aceh tidak cukup hanya dengan nilai akademik. Mereka harus mampu tampil percaya diri, berpikir terbuka, serta siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tegas Marthunis.

Sebanyak ratusan pelajar dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam berbagai cabang lomba, mulai dari bidang keagamaan, seni, bahasa, sains, hingga olahraga.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tapi juga sarana membangun jejaring antar pelajar serta memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan.

Marthunis menambahkan bahwa Pemerintah Aceh akan terus mendorong sekolah-sekolah untuk aktif menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam membina kualitas generasi muda.

Kepada para peserta, ia berpesan untuk memanfaatkan momentum REALISTIG sebagai sarana belajar dan mengasah potensi diri.

Baca juga: BLK Banda Aceh Lagi Buka 13 Pelatihan Gratis 2025, Ada Menjahit Bakery hingga Barista, Cek Syaratnya

“Jangan semata mengejar kemenangan. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved