Berita Banda Aceh

Seorang Warga Simeulue Laporkan Keluarga Darmili ke Kejati Aceh, Ini Kasusnya

Seorang warga Simeulue, Amri Isa Safani melalui kuasa hukumnya, Sandri Amin SH melaporkan istri dan anak Darmili, Afridawati dan Andi Miliar Darmili

Seorang Warga Simeulue Laporkan Keluarga Darmili ke Kejati Aceh, Ini Kasusnya
For Serambinews.com
Seorang warga Simeulue,  Amri Isa Safani (baju batik) didampingi kuasa hukumnya, Sandri Amin SH melaporkan istri dan anak Darmili, Afridawati dan Andi Miliar Darmili ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Kamis (17/10/2019). 

Seorang Warga Simeulue Laporkan Keluarga Darmili ke Kejati, Ini Kasusnya

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang warga Simeulue,  Amri Isa Safani melalui kuasa hukumnya, Sandri Amin SH melaporkan istri dan anak Darmili, Afridawati dan Andi Miliar Darmili ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Kamis (17/10/2019).

Istri dan anak Darmili dilaporkan terkait kasus dugaan pencucian uang dari dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) yang menyeret mantan bupati Simeulue, Darmili sebagai tersangka.

Saat ini, kasus Darmili sendiri sedang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh.

Dalam kasus itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh mendakwa Darmili telah melakukan perbuatan yang merugikan negara sekitar Rp 8 miliar.

Ternyata dalam kasus Darmili itu, Amri Isa Safani dihadirkan sebagai saksi dan sudah diperiksa dalam sidang yang berlangsung Kamis (17/10/2019).

PSMS Medan Raih Poin 3, Usai Kalahkan Persiraja Banda Aceh 1-0

Ini Alasan Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau, Banyak Pihak Menyayangkan

Anggota DPRA Minta Pembangunan Irigasi Jeuram di Nagan Raya Harus Jadi Prioritas

Dalam laporannya, Amri menduga uang sebesar Rp 8 miliar itu sudah digunakan dan dinikmati oleh keluarga Darmili,yaitu istri dan anaknya yang dibuktikan dengan beberapa kepemilikan aset.

“Seharusnya bukan Darmili saja yang harus diperiksa sebagai tersangka hingga menjadi terdakwa, tapi juga Afridawati dan anaknya,” kata kuasa hukum Amri, Sandri.   

Sandri menyebutkan beberapa aset yang diduga dari aliran dana yang bersumber dari PDKS itu seperti SPBU yang sejak 2 Februari 2017 sudah dialihkan kepemilikannya dari Afridawati ke anaknya Andi Milian, dan sejumlah aset lainnya.

Untuk itu, Sandri meminta Kejati Aceh untuk menindaklanjuti laporan itu dan membongkar dugaan korupsi yang dilakukan Darmili Cs dan dugaan tindak pidana pencucian uang yang diduga dilakukan istri dan anaknya.

Sosok Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Jadi Tersangka KPK, Harta Kekayaan Capai Rp 20,3 Miliar

Sementara kuasa hukum Darmili, Zaini Djalil SH yang dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan bahwa perkara yang dilaporkan tersebut sedang berjalan di pengadilan. Dia berharap biar pengadilan yang membuktikan tuduhan itu.

“Apalagi tadi dalam sidang, Amri Isa Safani juga menjadi saksi dan sudah memberi keterangan yang menyatakan bahwa dia bukan pelapor kasus itu. Dia hanya meminta agar dilakukan audit oleh BPK terhadap PDKS,” kata Zaini.

Karena ini sifatnya pelaporan dan kasus yang dilapor sama, Zaini meminta untuk menunggu proses peradilan. Saat ini, lanjutnya, beberapa saksi juga sudah diperiksa dan arah kasusnya juga sudah mulai jelas.(*) 

Kabut Asap Kembali Selimuti Abdya, tak Berkurang Meski Diguyur Hujan

Sukses Aceh International Percussion, Tahun Depan Bireuen Tuan Rumah Festival Sudati se-Aceh

Raih Medali Perak di Pra PON, Atlet Anggar STKIP BBG Ini Lolos ke PON XX Papua

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved