Aceh Hebat

800 Petugas Kesehatan dan Kepala Desa Sambut Hangat Program BEREH Pemerintah Aceh

Selanjutnya,Sekda Aceh juga mngarahakan, agar dana desa jangan dikorupsi, tapi manfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyara

SERAMBINEWS.COM/ HERIANTO
Sekda Aceh, dr Taqwallah M.Kes dan Kepala BPKP Perwakilan Aceh, Ikhwan Mulyawan foto bersama bides Aceh Besar 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 800 orang petugas medis, kepala desa dan camat di Aceh Besar yang mengikuti sosialisasi program BEREH Pemerintah Aceh yang disampaikan Sekda Aceh dr Taqwallah M Kes menyambut hangat program tersebut dan berjanji akan melaksanakannya.

Acara rapat kerja Program BEREH Pemerintah Aceh itu dilaksanakan di ruang rapat Kantor
Sekretariat Wali Nanggroe, di Gampong Lam Blang Manyang, Kecamatan Darul Imarah,
Senin (21/10), dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Aceh Sekda Aceh Besar, Ikhwan Mulyawan,
Drs Iskandar MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Abdullah SSos.

Sementara dari jajaran Pemerintah Aceh selain Sekda Aceh dr Taqwallah MKes, Kadinkes Aceh dr Hanif, Sekretaris Dinkes Aceh Ferdi, Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Syakir dan sejumlah pejabat lainnya.

Fitriyanti, Guru Honorer SD 9 Jangka Diundang Workshop ke  Bogor

Sah Jadi Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto Minta Dukungan Seluruh Anggota Dewan

Sah Jadi Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto Minta Dukungan Seluruh Anggota Dewan

Jatah PDIP Berkurang Satu untuk Gerindra  

Kepala BPKP Perwakilan Aceh, Ikhwan Mulyawan usai acara rakat kerja Program BEREH di
Gedung Wali Nanggroe yang dimintai tanggapannya mengatakan, baru kali ini dirinya
menghadiri rapat kerja di sebuah kabupaten menghadirkan semua bidan desa, petugas
Polindes, kepala Puskesmas, camat, yang jumlahnya mencapai 800 orang lebih, membahas
masalah kebersihan kantor, pelayanan kesehatan dan pengurangan angka stunting,
kematian ibu melahirkan, bayi dan pemanfaatan dana desa untuk kesejahteraan masyarakat
desa.

Sebagai Kepala BPKP Perwakilan Aceh, kata Ikhwan Muliayan, dirinya sangat terkejut dan
terharu serta memberikan apreasiasi yang tinggi kepada Pemerintah Aceh, terutama kepada
PLT Gubernur Aceh, Nova Iriansyah,bersama Sekdanya dr Taqwallah MKes dan jajaran
Lingkup Pemerintah Aceh lainnya, yang telah menyusun program BEREH, yaitu Bersih,
Estetika dan Hijau.

Program BEREH, menurut Ikhwan Mulyawan, sangat membantu tugas pemerintah pusat
dan kabupaten/kota dalam melaksanakan program penurunan angka stunting atau anak dengan tubuh
pendek di Indonesia, khususnya di Aceh.

"Angka stunting di Aceh, cukup banyak, ada sekitar 50.000 orang. Kondisi itu disadari oleh Pemerintah Aceh, dan terlihat dari presentase yang disampikan saudara Sekda Aceh, dr taqwallah M Kes, terkait bagaimana upaya yang harus dilakukan bidan desa untuk mengurangi angka stunting di
desanya, mengurangi kurang gizi bagi anak balita, menjaga ibu hamil agar bisa melahirkan
dengan sehat, baik bagi ibunya maupun bayinya," ujar Kepala BPKP Perwakilan Aceh.

Kemudian, melalui dana Desa, Kepala Desa diminta untuk menyusun program
pembangunan desa yang bisa menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu
hamil dan melahirkan, serta membuat program tambahan makanan bergizi bagi ibu
hamil dan bayi yang baru lahir, agar bisa tumbuh sehat sesuai dengan pertumbuhan
usianya.

Selanjutnya, Sekda Aceh juga mengarahakan, agar dana desa jangan dikorupsi, tapi
manfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakata desa.
Dana desa diharapkan tidak dibelanjakan ke luar, tapi belanjakan untuk percepatan pembangunan desanya.

“Ini yang membuat kami, jadi terharu dan bahagia mendengar program BEREH Pemerintah
Aceh yang disampaikan Sekda Aceh tersebut di hadapan 800 orang peserta rapat, yang
terdiri dari bidan desa, kepala desa, kepala polindes, puskesmas dan camat, berjanji akan
melaksanakannya di desa,” tutur Ikhwan Mulyawan.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved