Berita Bireuen

Fitriyanti, Guru Honorer SD 9 Jangka Diundang Workshop ke  Bogor

Selain mengajar ia meluangkan waktu mengikuti berbagai perkembangan termasuk mengikuti seleksi melalui online yang diselenggarakan Kemendikbud.

Fitriyanti, Guru Honorer SD 9 Jangka Diundang Workshop ke  Bogor
Serambinews.com
Fitriyanti SPd, Guru honor SDN 9 Jangka, Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Seorang guru honor di SDN 9 Jangka Bireuen bernama Fitriyanti SPd boleh dibilang kreatif, ia mendapat undangan dari Direktorat Jenderal  Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan ke Bogor mengikuti Workshop Perlindungan Profesi Guru yang akan berlangsung mulai 22-25 Oktober 2019.

Yang dilakukan wanita kelahiran 14 April 1989 dan menjadi guru honor sejak 2015 lalu ini, selain mengajar ia meluangkan waktu mengikuti berbagai perkembangan termasuk mengikuti seleksi melalui online yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Guru kelas SDN 9 Jangka kepada Serambinews.com, Senin (21/10/2019) mengatakan, beberapa bulan lalu terbuka kesempatan kepada guru untuk membuat tulisan, tulisan hasil karya dikirim melalui online.

Tulisan yang ia kirim berbentuk tulis tangan menulis  tentang perlindungan guru, dalam tulisan tersebut katanya, ia mengangkat tentang profesi guru honor yang jauh dari kata sejahtera.

Hasil seleksi yang dilakukan tim ia mendapat undangan bersama puluhan orang guru lainnya diundang ke Bogor mengikuti workshop.

Disebutkan, dari sekian banyak peserta dipilih 60 guru SD dan 60 guru SMP se Indonesia. “Saya satu-satunya peserta mewakili guru SD dari Provinsi Aceh dan khususnya dari Bireuen” ujar wanita bersuamikan Mustafa Yahya (35) yang saat ini sedang duduk di semester tiga program pascasarjana prodi pendidikan matematika, Unysiah Banda Aceh.

Menjawab Serambinews.com sebelumnya mengikuti kegiatan apa saja, Fitriyanti mengaku sering mengikuti berbagai pelatihan/diklat yang diselenggarakan tingkat kabupaten dan Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh.

Diceritakan, awalnya ia merasa tidak yakin ketika membaca pesan Whatsapp Disdikpora Bireuen, dalam WA tersebut ia dipanggil mengikuti pertemuan tingkat nasional.

Memastikan informasi tersebut, ia mengecek ke email dan  ternyata benar ia mendapatkan email dari Bapak Dakroni selaku admin di Kesharlindungdikdas , ia terpilih sebagai salah satu peserta workshop perlindungan profesi guru ditingkat nasional.

Atas diundangnya mengikuti pertemuan tersebut, Fitriyanti yang sudah memiliki satu orang anak bernama Nazril Alfatan duduk di kelas I SD berharap banyak guru-guru honorer lainnya yang mengikuti jejaknya dan selalui optimis, percaya diri demi kemajuan pendidikan.

“Salam untuk semua pegiat literasi di Bireuen, Aceh maupun Indonesia atas keberhasilan menjadi peserta pertemuan tingkat nasional, saya berangkat Selasa (22/10/2019) ke Bogor, ” ujarnya.(*)

Giliran Pratikno, Fadjroel Rachman dan Nico Harjanto Sambangi Istana, Bakal Jadi Menteri Apa?

Gampong Sidodadi Juara Umum Gampong Fair Kota Langsa

Prabowo Salam Hormat ke Jokowi

Jatah PDIP Berkurang Satu untuk Gerindra  

Operasi Zebra Rencong Akan Digelar, Lengkapi Syarat Ini Agar Tak Ditilang

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved